Penulis Utama : Hafiz Arumingtyas Tiyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.0510023
Tahun : 2015
Judul : Peran tonarigumi (rukun tetangga) di jawa masa pendudukan Jepang tahun 1942-1945
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Ilmu Sejarah-C.0510023-2015
Subyek : PERAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk: 1.Mengetahui tentang latar belakang terbentuknya Tonarigumi di Jawa masa pendudukan Jepang tahun 1942-1945. 2. Mengetahui peranan Tonarigumi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Jawa pada masa pendudukan Jepang tahun 1942-1945.
Penelitian ini menggunakan metode historis yaitu heuristik, kritik sumber (kritik intern dan kritik ekstern), interpretasi dan historiografi. Sumber penelitian dikumpulkan melalui studi dokumen dan arsip. Sumber yang digunakan antara lain adalah arsip berupa surat kabar yang sezaman dari pelaku sejarah yang telah dibukukan. Adapun sumber sekunder yang digunakan antara lain buku-buku referensi, artikel, serta penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tema yang diambil.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan Tonarigumi merupakan sebuah lembaga pemerintah Jepang di tingkat paling bawah dan anggotanya terdiri dari 10-20 rumah. Kemunculan Tonarigumi mendapat apresiasi dari rakyat Jawa, karena Tonarigumi didasarkan pada nilai-nilai semangat gotong royong, kerukunan antar tetangga dan cinta tanah air. Melalui Tonarigumi pemerintah Jepang mampu mengontrol kegiatan rakyat, memperkuat benteng pertahanan perang, mobilisasi massa, memasok sandang, pangan dan menopang keuangan perang serta mengatur lingkungan rakyat. Sehingga, Tonarigumi di Jawa dianggap memiliki peran penting bagi pemerintah Jepang dalam rangka mensukseskan Perang Asia Timur Raya.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa, pada tahun ke dua pendudukan Jepang di Jawa, kondisi balatentara Jepang di kancah peperangan Asia Timur Raya semakin terdesak. Pemerintah Jepang membutuhkan bantuan tenaga manusia yang sangat banyak untuk mengahadapi serangan musuh, sehingga pemerintah Jepang mencari solusi dengan mendirikan sebuah lembaga pemerintahan yang dapat digunakan untuk mengendalikan massa dan berlaku untuk memperketat cengkeraman pemerintah atas penduduk serta untuk meningkatkan komunikasi dengan mereka. Lembaga tersebut bernama Tonarigumi. Keberadaan lembaga Tonarigumi tahun 1942-1945 membawa dampak positif dan negatif bagi rakyat Jawa. Dampak positif tersebut diantaranya meningkatkan jiwa gotong royong dan kedisiplinan rakyat, rakyat mendapatkan pengajaran mengenai kesehatan dan pendidikan militer. Sedangkan dampak negatif ditunjukkan dengan pudarnya lembaga politik tradisional, merosotnya perekonomian rakyat, meningkatnya kemiskinan, dan kehidupan rakyat yang semakin sengsara.
Kata Kunci: Peran, Tonaigumi, Jepang.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Cover Skripsi.pdf
BAB I.pdf
BAB II .pdf
BAB III .pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_20150524_0006.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Tundjung W. S, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa