Penulis Utama : Sunartono
NIM / NIP : A121308038
×

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Perbedaan pengaruh antara model pembelajaran
media terpadu dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar penjasorkes;
(2) Perbedaan hasil belajar penjasorkes antara kelompok peserta didik yang memiliki
kemampuan motorik dasar tinggi dan kemampuan motorik dasar rendah terhadap hasil
belajar penjasorkes; (3) Interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan motorik
dasar terhadap hasil belajar penjasorkes;
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan
tes langsung.Analisis data menggunakan uji prasyarat analisis.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perbedaan Pengaruh antara Model Pembelajaran
Media Terpadu dan Model Pembelajaran Konvensional terhadap Hasil Belajar
Penjasorkes ternyata kedua model pembelajaran tersebut mempunyai pengaruh yang
berbeda terhadap hasil belajar penjasorkes siswa.. Perbedaan pelaksanaan dan perlakuan
masingmasing model juga mempengaruhi terhadap hasil belajar, dimana pada
pembelajaran media terpadu diperoleh hasil yang lebih baik dibadingkan pada model
pembelajaran konvensional. (2) Perbedaan Hasil Belajar Penjasorkes antara Kelompok
Siswa yang Memiliki Kemampuan Motorik Dasar Tinggi dan Kemampuan Motorik
Dasar Rendah Kemampuan motorik diperoleh dari keterampilan gerak umum, yang
menjadi dasar untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, keterampilan
gerak. Seseorang yang memiliki tingkat kemampuan motorik yang tinggi diartikan
bahwa orang tersebut memiliki potensi atau kemampuan untuk melakukan keterampilan
gerak yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang memiliki kemampuan motorik
rendah, dan hal ini berdampak pula pada hasil belajar siswa, dimana siswa dengan
kemampuan motorik yang lebih tinggi ternyata diperoleh hasil belajar yang lebih baik
pula. (3) Interaksi Antara Model Pembelajaran dan Kemampuan Motorik Dasar
terhadap Hasil Belajar Penjasorkes Semua unsur-unsur motorik pada setiap siswa dapat
berkembang melalui kegiatan olahraga dan aktivitas bermain yang melibatkan
otot.Semakin banyak anak melalukan gerak tentu unsur-unsur kemampuan motorik
semakin terlatih dengan banyaknya pengalaman motorik yang dilakukan tentu akan
menambah kematangannya dalam melakukan aktivitas motorik dan hal ini juga
berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa.
Kata Kunci:pengaruh model pembelajaran, kemampuan motorik
ABSTRACT
This study aims to (1) The difference between the influence of an integrated media
learning model and conventional learning model on learning outcomes penjasorkes; (2)
The difference in learning outcomes between groups penjasorkes learners who have
high basic motor skills and basic motor skills penjasorkes low on learning outcomes; (3)
The interaction between learning model and basic motor skills to the learning outcomes
penjasorkes;
This research is quantitative. Collecting data using langsung.Analisis test data
using analysis prerequisite test.
The results showed: (1) The difference between the Influence of Media Integrated
Learning Model and Conventional Learning Model for Learning Outcomes Penjasorkes
turns both the learning model has a different effect on students' learning outcomes
penjasorkes .. Differences in implementation and treatment of each models also affect
the learning outcomes, where the integrated media learning obtained better results
dibadingkan the conventional learning model. (2) Differences between groups
Penjasorkes Learning Outcomes Students Who Have Basic Motor Ability High and
Low Basic Motor Ability motor skills gained from the general movement skills, which
became the basis for improving growth and development, motor skills. Someone who
has a high level of motor skills mean that the person has the potential or ability to
perform motor skills are better than people who have a low motor skills, and it also
affect student learning, where students with higher motor skills turns obtained results in
better learning. (3) Interaction Between Learning Model and Basic Motor Ability to
Learning Outcomes Penjasorkes All elements of the motor at each student can progress
through sport and play activities involving otot.Semakin many children pass the motion
of the elements of motor skills are getting trained with many motor experiences that do
will certainly add maturity to perform motor activity and this also resulted in increased
student learning outcomes.
Keywords: influence learning model, motor skills

×
Penulis Utama : Sunartono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : A121308038
Tahun : 2015
Judul : Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Motorik Dasar terhadap Hasil Belajar Penjasorkes Pada Siswa Putra Kelas IV dan V di SDN 3 Banjardowo Grobogan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Program Studi : S-2 Ilmu Keolahragaan
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Ilmu Keolahragaan-A121308038-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd.
2. Prof. Dr. Kiyatno, dr.,M.Or.,PFK., AIFO
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.