Penulis Utama : Sukirmiyadi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T140306003
Tahun : 2014
Judul : Kajian Terjemahan Abstrak Disertasi Dari Bahan Indonesia ke Bahasa Inggris
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS- Pascasarjana Prodi Linguistik T140306003-2015
Subyek : KAJIAN TERJEMAHAN
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Sukirmiyadi. T140306003. 2014. ‘KAJIAN TERJEMAHAN ABSTRAK DISERTASI DARI BAHASA INDONESIA KE BAHASA INGGRIS‘. DISERTASI. Program Studi Linguistik Minat Utama Penerjemahan, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Promotor: Prof. Dr. Sri Samiati Tarjana; Ko-Promotor: Prof. Drs. M.R. Nababan, M.A., M.Ed., Ph.D. Abstrak merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah penelitian karena abstrak merupakan teks singkat yang mewakili keseluruhan isi yang dipadatkan. Karena sebuah penelitian tersusun atas aspek-aspek seperti pendahuluan, tujuan, metodologi, hasil / pembahasan, dan simpulan, teks abstrak seharusnya juga tersusun atas 5 (lima) aspek tersebut. Namun demikian pada kenyataannya masih banyak ditemukan abstrak yang tidak tersusun atas kelima aspek tersebut secara lengkap, sehingga teks abstrak yang seharusnya ditulis dalam 5 (lima) paragraf secara terpisah hanya ditulis dalam 4 (empat) paragraf, 3 (tiga), atau bahkan 1 (satu) paragraf. Hal ini menyebabkan teks abstrak menjadi tidak koheren. Selain itu, di era global ini teks abstrak biasanya ditulis dalam 2 (dua) bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Mengingat menerjemahkan bukanlah pekerjaan mudah, ada kemungkinan terjemahan yang dihasilkan diragukan kualitasnya baik dari segi keakuratan, keberterimaan, maupunn keterbacaannya. Sehubungan dengan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menjelaskan format penulisan dan keragaman struktur abstrak, struktur abstrak dan tingkat koherensi teks dalam Tsu maupun Tsa nya. Selain itu, penelitian juga bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil terjemahan teks abstrak disertasi dari aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaannya. Sementara itu metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan strategi studi kasus terpancang. Sumber datanya berupa 15 (limabelas) teks abstrak disertasi, 7 (tujuh) teks bidang kedokteran dan 8 (delapan) teks bidang teknik sipil yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan hasil terjemahannya dalam bahasa Inggris. Data yang dihimpun berupa jumlah paragraf, struktur abstrak, struktur gramatikal (tense), kohesi, dan koherensi teks. Untuk memeroleh data yang diperlukan, peneliti membuat kuesioner dan melakukan interview terhadap sejumah tim penilai (Raters). Sejumlah Raters yang diminta untuk memberikan penilaian adalah 3 (tiga) orang pakar bidang penerjemahan dan kebahasaan, dan 6 (enam) pembaca sasaran, yang terdiri dari 3 orang dokter dan 3 orang dosen teknik sipil yang telah menyelesaikan studinya S.3. Hasil penilaian dari para Raters ini kemudian digunakan sebagai alat / instrumen untuk menganalisis data dan pembahasan. Setelah dilakukan analisis dan pembahasan, diketahui bahwa dari 15 (limabelas) teks abstrak diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Berdasarkan format penulisan dan keragaman teks abstrak nya, a) Sehubungan dengan jumlah paragrafnya: 6 (enam) teks (40%) ditulis dalam 3 (tiga) paragraf; 4 (empat) teks (26,67%) ditulis dalam 5 (lima) paragraf; 3 (tiga) teks (20%) ditulis dalam 4 (empat) paragraf; dan 2 (dua) teks (13,33%) ditulis dalam 1 (satu) paragraf. b) Berdasarkan jumlah struktur abstraknya: 5 (lima) teks abstrak (33,33%) tidak dilengkapi simpulan; 4 (empat) teks (26,67%) tidak memiliki tujuan penelitian dan simpulan; 4 (empat) teks (26,67%) lengkap memiliki 5 (lima) struktur abstrak; 1 (satu) teks (6,67%) tidak dilengkapi pendahuluan); dan 1 (satu) teks (6,66%) tidak dilengkapi dengan tujuan penelitian. (2) Penilaian struktur abstrak dan koherensi Tsu-nya, 4 (empat) teks (26,66%) dinyatakan ‘Baik’, dan 11 (sebelas) lainnya (73,34%) dinyatakan ‘Kurang Baik’. Tidak ditemukan teks atau (0%) yang dinyatakan ‘Tidak Baik’. (3) Penilaian struktur abstrak dan koherensi Tsa, tidak ditemukan satupun teks abstrak (0%) yang dinyatakan ‘Baik’. Terbanyak adalah teks abstrak dengan kategori ‘Kurang Baik’, yang mencapai 13 (tigabelas) teks (86,67%), dan 2 (dua) teks (13,33%) dinyatakan ‘Tidak Baik’. Berdasarkan hasil rerata penilaian secara keseluruhan, terjadi sedikit penurunan nilai, Tsu: ‘2,16’ dengan kategori ‘Kurang Baik’, Tsa: ‘1,81’ dengan kategori yang sama. (4) Berdasarkan tingkat keakuratannya, tidak ditemukan satu pun teks abstrak (0,%) dinyatakan ‘Akurat’ maupun ‘Tidak Akurat. Semua data/teks (100%) dinyatakan ‘Kurang Akurat’. (5) Sementara untuk aspek keberterimaan, juga tidak ditemukan satupun teks abstrak (0%) yang dinyatakan ‘Berterima’. Penilaian didominasi oleh data/teks abstrak yang dinyatakan ‘Kurang Berterima, yang mencapai 12 (duabelas) teks (80%). Sedangkan teks yang dinyatakan ‘Tidak Berterima’ hanya ada 3 (tiga) atau 20%. (6) Yang terakhir, penilaian tingkat keterbacaan teksnya. Ditemukan ada 6 (enam) teks (40%) dinyatakan memiliki tingkat keterbacaan ‘Tinggi’ dan terbanyak adalah teks abstrak yang memiliki tingkat keterbacaan ‘Sedang’, yang mencapai 9 (sembilan) teks (60%), dan tidak ditemukan data/teks abstrak (0%) yang memiliki tingkat keterbacaan ‘Rendah’. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa format penulisan teks abstrak disertasi cukup beragam, baik dalam jumlah paragraf maupun struktur abstraknya. Selanjutnya, hasil terjemahan sehubungan dengan struktur abstrak dan koherensi teks-nya diketahui bahwa Tsa lebih buruk dari Tsu nya atau terjadi penurunan kualitas. Selanjutnya, diketahui bahwa hasil akhir nilai rerata keseluruhan teks terjemahan sehubungan dengan aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan teks abstrak disertasi adalah ‘1,97’. Ini berarti bahwa secara umum kualitas terjemahan teks abstrak disertasi dinyatakan ‘Kurang Akurat, Kurang Berterima, dan Kurang Bisa Dipahami’. Terakhir, hubungan antara kohesi/koherensi dan kualitas terjemahan teks abstrak disertasi diketahui bahwa hanya 13,33% berpengaruh terhadap tingkat keterbacaan teks, dan sebagian besar (86,67%) tidak. Sementara ditemukan 80% data/teks abstrak memiliki nilai keberterimaan lebih rendah daripada keakuratannya, dan 20% lainnya lebih tinggi. Kata Kunci: kualitas terjemahan, abstrak disertasi, struktur abstrak, koherensi teks, keakuratan, keberterimaan, keterbacaan.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
DESERTASI SUKIRMIYADI_T140306003.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sri Samiati Tarjana
2. Prof. Drs. M.R. Nababan, M.A., M.Ed., Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana