Penulis Utama : Ruddy Tri Santoso
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T4209012
Tahun : 2015
Judul : Corporate Governance, Fraud, Penyelamatan Bank Bermasalah dan Kepercayaan Terhadap Sistem Perbankan Nasional Dalam Arena Kepentingan Politik
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS- Pascasarjana Prodi Ilmu Ekonomi T4209012-2015
Subyek : CORPORATE GOVERNANCE
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Ruddy Tri Santoso. T4209012. Corporate Governance, Fraud, Penyelamatan Bank Bermasalah dan Kepercayaan Terhadap Sistem Perbankan Nasional Dalam Arena Kepentingan Politik. Disertasi. Promotor: Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek., Ko-Promotor: Drs. (Ec). Sujoko Efferin, MCom.(Hons)., MA., PhD., Dr. M. Agung Prabowo, MSc., Dr. Guntur Riyanto, MSi. Program Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan motivasi penyelamatan Bank Century, Tbk. pada akhir tahun 2008. Penelitian ini dilakukan dengan memasukkan aspek-aspek ekonomi dan non-ekonomi untuk mengetahui motif dan kepentingan penyelamatan sebuah bank yang tidak menerapkan corporate governance dan banyak terjadi fraud di internal bank.
Data yang dipergunakan adalah data primer berupa hasil wawancara (in-depth analysis) dan data sekunder hasil perhitungan kinerja keuangan bank dan rasio-rasio keuangannya selama periode tahun 2004 – 2008.
Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode grounded research dengan pendekatan kualitatif kasus BC yang dilakukan dengan pendalaman (in depth analysis) melalui wawancara/interview ke para pelaku yang terlibat didalam penyelamatan BC. Wawancara dilakukan secara tatap muka, tertulis melalui surat dan email. Pengolahan data dilakukan melalui metode triangulasi data untuk menghilangkan bias hasil pengolahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BC secara kinerja keuangan tidak layak untuk memperoleh bail-out dari pemerintah disebabkan rasio CAR (Capital Adequacy Ratio)-nya selalu di bawah batas minimal peraturan Bank Indonesia (< 8 %), dan sering terjadi fraud di internal bank yang ditutupi dengan tidak dilakukannya pencadangan PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif).
Dengan demikian, jika penyertaan modal sementara atau bail-out tersebut dikaji hanya sekedar untuk menyelamatkan BC maka secara teori ilmu keuangan tidak layak. Keputusan itu efektif ditinjau dari sisi makro-ekonomi karena dengan intervensi pemerintah di sektor perbankan pada saat krisis finansial global tahun 2008 terbukti efektif meredam gejolak krisis finansial global dan menambah rasa kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional saat itu.
Pada saat krisis finansial, penyelamatan sebuah bank dilakukan untuk meredam gejolak sistem perbankan yang mengarah pada situasi non-ekonomi. Hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem perbankan nasional. Selain aspek ekonomi yaitu too big to fail dan too interconnected to fail perlu dipertimbangkan aspek non-ekonomi yaitu too politically problematic to fail, untuk menjaga kepercayaan (system of trust) terhadap pemerintah dalam menciptakan stabilitas sistem perbankan nasional.
Penyelamatan sebuah bank perlu menghindari kepentingan politis yang melibatkan arena kepentingan para pelaku resmi dan tidak resmi dalam pengambilan kebijakan publik tersebut.
Kata kunci: Governance, fraud, penyelamatan bank, politik.

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : BAB I TERBUKA.pdf
BAB II TERBUKA.pdf
BAB III TERBUKA.pdf
BAB IV TERBUKA.pdf
BAB V TERBUKA.pdf
BAB VII TERBUKA.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek.,
2. Drs. (Ec). Sujoko Efferin, MCom.(Hons)., MA., PhD.,
3. Dr. M. Agung Prabowo, MSc.,
4. Dr. Guntur Riyanto, MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis