Penulis Utama : Auronita Puspa Pratiwi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Uji sitotoksisitas campuran ekstrak pandanus conoideus lamb. Varietas buah kuning dan asam laurat dari vco terhadap sel kanker payudara t47d secara in vitro
Edisi :
Imprint : Suraklarta - FMIPA - 2009
Kolasi : xv, 51 hal.
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Biologi-M.0405018-2009
Subyek : KANKER PAYUDARA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian yang telah dilaksanakan pada cell line T47D menggunakan Pandanus conoideus varietas buah merah mampu mereaktivasi p53 termutasi. Diduga kemampuan tersebut disebabkan interaksi α-tokoferol dan β-karoten yang terkandung di dalamnya (Astirin dan Budiani, 2007). Pandanus conoideus varietas buah kuning diketahui memiliki kandungan tokoferol lebih tinggi dari buah merah. Penelitian lain menunjukkan bahwa LC50 buah kuning adalah pada konsentrasi 0,25 µl/ml (Pratiwi, unpublished). Penelitian Wibowo, et al. (2007) menunjukkan potensi sitotoksis asam laurat dari VCO terhadap sel kanker T47D, MCF7, HT29, Raji, dan HeLa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek potensiasi sitotoksisitas dan kemampuan penghambatan proliferasi sel kanker payudara T47D oleh campuran ekstrak buah kuning dengan asam laurat dari VCO secara in vitro serta konsentrasi campuran yang paling efektif dalam penghambatan proliferasi sel kanker Penelitian ini meliputi uji sitotoksisitas dan doubling time yang dilakukan menggunakan metode direct counting. Pada uji sitotoksisitas, sel diinkubasi selama 24 jam dalam media RPMI 1640 dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan lima konsentrasi asam laurat (0,1µl/ml, 0,05µl/ml, 0,025µl/ml, 0,0125µl/ml dan 0,00625µl/ml) dikombinasikan dengan 0,25µl/ml ekstrak buah kuning. Aktivitas penghambatan proliferasi diketahui melalui uji doubling time selama 72 jam. Kemudian, sel dihitung menggunakan metode direct counting pada jam ke- 0, 24, 48, dan 72. Dari hasil penelitian didapatkan nilai LC50 campuran ekstrak buah kuning dan asam laurat pada konsentrasi 0,25µl/ml buah kuning dan 0,0125µl/ml asam laurat. Berdasarkan uji doubling time diketahui bahwa pada konsentrasi 0,125µl/ml buah kuning dan 0,00625µl/ml asam laurat efektif dalam penghambatan pertumbuhan sel T47D. Hasil uji sitotoksisitas dan doubling time menunjukkan bahwa penggunaan campuran ekstrak buah kuning dan asam laurat memiliki efek potensiasi sitotoksik dan penghambatan dibandingkan penggunaan ekstrak buah kuning dan asam laurat secara tunggal. Kata kunci: Buah Kuning, Asam Laurat, sitotoksisitas, sel kanker payudara T47D
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.rtf
BAB II.rtf
BAB III.rtf
BAB IV.rtf
BAB V.rtf
Daftar Pustaka.rtf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Okid Parama Astirin, MS.
2. Estu Retnaningtyas N., S.T.P. M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA