Penulis Utama : Rochwati
NIM / NIP : S8404011
×

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dalam masyarakat yang multikultural dan multilingual dalam dinamikanya selalu berhadapan dengan ancaman gangguan atau perusakan. Ancaman itu muncul sebagai akibat adanya kecanggihan teknologi komunikasi yang semakin memudahkan terjadinnya komunikasi antar penutur bahasa berbeda. Keadaan ini menjadikan fenomena interferensi bahasa semakin meningkat dan membuat penelitian mengenai gejala penyimpangan bahasa semakin penting untuk dilakukan dalam rangka untuk menjaga bahasa Indonesia dari penyimpangan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan wujud-wujud atau bentuk-bentuk interferensi bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia dalam karangan siswa SMPN 1 Surakarta, (2) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab munculnya interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam karangan siswa SMPN 1 Surakarta, (3) mengetahui persepsi guru terhadap terjadinya interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam karangan siswa SMPN 1 Surakarta, (4) mengetahui persepsi siswa terhadap terjadinya interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam karangan siswa SMPN 1 Surakarta, dan (5) mengetahui jenis upaya guru dalam mengatasi terjadinya interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dalam karangan siswa SMPN 1 Surakarta.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumen, wawancara, perekaman, dan pengamatan. Subyek penelitian adalah karya karangan siswa SMPN 1 Surakarta beserta siswa dan guru terkait di sekolah yang sama pada rentang waktu bulan Januari hingga Juni 2014.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat ragam interferensi dalam karya karangan siswa yang meliputi beragam aspek kebahasaan yang terbagi dalam beberapa tipe. Penyebab munculnya interferensi adalah (1) proses pembelajaran bahasa Indonesia disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang bercampur dengan bahasa Jawa, (2) kebiasaan siswa menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi sehari-hari dalam lingkungannya, dan (3) kebiasaan siswa menggunakan bahasa Jawa yang terbawa pada waktu menggunakan atau mempelajari bahasa Indonesia yang menimbulkan transfer negatif. Sementara upaya untuk mencegah terjadinya interferensi oleh para guru adalah dengan: (1) membetulkan inerferensi yang dibuat oleh murid dengan menunjukkan kesalahannya dan (2) mengisyaratkan siswa agar membiasakan diri menggunakan bahasa yang sesuai sistem dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini mempunyai tiga implikasi, yaitu: (1) guru harus lebih responsif tentang interferensi gramatikal bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia demi tercapainya tujuan pembelajaran sebagaimana yang direncanakan, (2) guru harus lebih proaktif dan inisiatif untukmeningkatkan kompetensi profesionalitasnya dengan mempelajari ilmu pengetahuan yang dapat menunjang pembelajaran,terutama bahasa Indonesia, (3) Para siswa yang beretnis Jawa harus menanggalkan kebiasaan menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi dalam pembelajaran di sekolah demi meningkatkan keterampilan dan kemahiran menulis dalam bahasa Indonesia yang baik, benar, dan efektif.
Kata kunci:interferensi gramatikal, karangan siswa, bahasa jawa, bahasa Indonesia

 

×
Penulis Utama : Rochwati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S8404011
Tahun : 2015
Judul : Interferensi gramatikal bahasa jawa ke dalam bahasa indonesia dalam karangan siswa smp negeri 1 Surakarta Studi Kasus di SMP Negeri 1 Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Program Studi : S-2 Pendidikan Bahasa Indonesia
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Pendidikan Bahasa Indonesia-S.8404011-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd
2. Prof. Dr. Andayani, M.Pd
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.