Penulis Utama : Meddy Romadhan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Penilaian validitas nilai keluarga dari kartu deteksi dini risiko alergi untuk diagnosis atopi pada anak di RSUD DR Moewardi Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Kedokteran Keluarga-S.5906009-2009
Subyek : ATOPI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Latar belakang : Adanya atopi pada anak seringkali membawa banyak permasalahan dan komplikasi yang akan mengurangi kualitas hidup. Penggunaan kartu deteksi risiko alergi diharapkan dapat mengenali dengan baik adanya risiko tinggi alergi pada anak. Tujuan : Mendapatkan efektivitas penggunaan kartu deteksi dini risiko alergi dibanding pemeriksaan skin prick untuk diagnosis atopi pada anak Metoda : Penelitian uji diagnostik untuk mengetahui validitas kartu deteksi pada pasien yang berobat di bagian anak sejak Agustus 2008 – Januari 2009. Data diolah dengan SPSS 17 dan MedCalc 9.6. Hasil penghitungan besar sampel didapat 50 subyek penelitian kemudian dilakukan analisis dengan uji kai kuadrat serta penilaian diagnostik dengan Rasio Odds, Sensitifitas, Spesifisitas, Rasio kemungkinan positif dan negatif serta Nilai duga positif dan negatif. Dilakukan pula penentuan titik potong dengan ROC. Hasil : Berdasar 50 subyek penelitian, 33 penderita memiliki hasil positif pada pemeriksaan skin prick dan 17 penderita memiliki hasil negatif pada pemeriksaan skin prick. Prevalensi penyakit yang didapat adalah 66% (51,23%-78,79%). Analisis uji diagnostik pada risiko rendah (nilai keluarga 0) memiliki RO 1,2 (IK95% 0,337-4,272, p=0,78), Sensitifitas 33% (IK95% 18-52), Spesifisitas 70% (IK95% 44-90), Rasio kemungkinan positif 1,13 (IK 95% 0,47-2,73), Rasio kemungkinan negatif 0,94 (IK95% 0,64-1,60), Nilai duga positif 69% (IK95% 41,3-88,9), dan Nilai duga negatif 35% (IK95% 19,7-53,5). Hasil analisis pada risiko sedang (nilai keluarga 1-3) memiliki RO 0,355 (IK95% 0,105-1,195, p=0,090), Sensitifitas 39% (IK95% 23-57,8), Spesifisitas 35% (IK95% 14-60), Rasio kemungkinan positif 0,61 (0,35-1,06), Rasio kemungkinan negatif 1,72 (IK95% 0,83-3,46), Nilai duga positif 54% (IK95% 33-74,4), dan Nilai duga negatif 23% (IK95% 9-44). Sedangkan analisis pada risiko tinggi (nilai keluarga 4-6) menunjukkan RO 6 (IK95% 0,691-52,061, p=0,073), Sensitifitas 27% (IK95% 13,3-45,5), Spesifisitas 94% (IK95% 71-99), Rasio kemungkinan positif 4,64 (IK95% 0,64-33,63), Rasio kemungkinan negatif 0,77 (IK95% 0,61-0,98), Nilai duga positif 90% (IK95% 55,4-98,3), dan Nilai duga negatif 40% (IK95% 25,8-56,7). Analisis ROC menunjukkan nilai 3 memiliki nilai diagnostik yang terbaik dengan AUC 0,55 (IK 95% 0,392 – 0,713, p=0,546) Simpulan : Temuan risiko tinggi pada kartu deteksi dini risiko alergi baik untuk digunakan sebagai uji diagnosis atopi pada anak, namun kurang sesuai untuk digunakan sebagai uji skrining. Kata kunci : nilai keluarga, kartu deteksi, atopi, diagnosis, alergi Background : Atopy in children is cause many problems and complications that will reduce the child’s quality of life. The purpose of Allergy Trace Card is clinicians are able to recognise children with high risk of atopy. Objectives : To find out the effectiveness of Allergy trace card compared to Skin prick test to diagnose atopy in children. Methods : A diagnostic study to find out the validity of Allergy trace Card in children who visit the Pediatric department from August 2008 to January 2009. Data were analysed with SPSS 17 and MedCalc 9.6. There are 50 subjects from sample size calculation. Statistical analysis were performed with Chi-square test and diagnostic assesment with Odds Ratio, Sensitivity, Spesificity, Positive and Negative Likelyhood Ratio also Positive and Negative Predictive value. ROC analysis were conducted to determined the Cut-Off point of the study. Results: Based from 50 subjects who included in the study, 33 subjects had positive results of skin prick and 17 subjects had negative results of skin prick. The Prevalence of the disease is 66% (51,23%-78,79%). The Diagnostic Assesment of Low-Risk (nilai keluarga 0) had OR 1,2 (95% CI 0,337-4,272, p=0,78), Sensitivity 33% (95% CI 18-52), Spesificity 70% (95% CI 44-90), Positive Likelyhood Ratio 1,13 (95%CI 0,47-2,73), Negative Likelyhood Ratio 0,94 (95% CI 0,64-1,60), Positive Predictive Value 69% (95% CI 41,3-88,9), and Negative Predictive Value 35% (95% CI 19,7-53,5), then the moderate risk (nilai keluarga 1-3) had OR 0,355 (95% CI 0,105-1,195, p=0,090), Sensitivity 39% (95%CI 23-57,8), Spesificity 35% (95%CI 14-60), Positive Likelyhood Ratio 0,61 (95%CI 0,35-1,06), Negative Likelyhood Ratio 1,72 (95% CI 0,83-3,46), Positive Predictive Value 54% (95% CI 33-74,4), and Negative Predictive Value 23% (95% CI 9-44), the last is high risk (nilai keluarga 4-6) had OR 6 (95% CI 0,691-52,061, p=0,073), Sensitivity 27% (95% CI 13,3-45,5), Spesificity 94% (95% CI 71-99), Positive Likelyhood Ratio 4,64 (95% CI 0,64-33,63), Negative Likelyhood Ratio 0,77 (95% CI 0,61-0,98), Positive Predictive Value 90% (95% CI 55,4-98,3), and Negative Predictive Value 40% (95% IK 25,8-56,7). ROC Analysis showed that the value of 3 is the best diagnostic value with AUC 0,55 (95% CI 0,392 – 0,713, p=0,546) Conclusion : The finding of high risk based from allergy trace card is good for diagnostic test of atopy in children, but lack to be used on screening test for atopy. KeyWords : family score, trace card, atopy, diagnosis, alergy
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.rtf
BAB II.rtf
BAB III.rtf
BAB IV.rtf
BAB V.rtf
Daftar Pustaka.rtf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof.DR.dr Harsono Salimo, SpA(K)
2. dr. Ganung Harsono, SpA(K)
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana