Penulis Utama : Aries Dwi Cahyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0107012
Tahun : 2013
Judul : Cerita Rakyat Ki Honggolono di desa Golan dan Mirah kecamatan Sukorejo kabupaten Ponorogo (tinjauan resepsi sastra)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Sastra Daerah-C0107012-2013
Subyek : CERITA RAKYAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Skripsi ini menelaah objek kajian cerita rakyat dan mitos dari sebuah kejadian di desa Golan dan Mirah, dimana mitos itu dikenal dengan mitos Ki Honggolono. Ki Honggolono adalah seorang Hindu yang menjadi sesepuh di desa yang dia dirikan dan diberi nama Golan. Dia mempunyai anak laki-laki yang bernama Joko Lancur,  kegemarannya adu ayam menuntunnya bertemu dengan gadis cantik jelita bernama Siti Amirah anak perempuan pemuka sekaligus pendiri desa Mirah, yaitu Ki Agêng Mirah seorang muslim. Akan tetapi niat Joko Lancur untuk mempersunting Siti Amirah terganjal karena syarat yang diberikan tidak bisa dipenuhi oleh ayahnya. Singkat cerita Ki Honggolono marah dan membunuh Siti Amirah dan dengan kesaktiannya dia menyabda, kemudian dikenal masyarakat sekarang sebagai mitos.
Masalah yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana profil masyarakat desa Golan dan Mirah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana bentuk dan isi cerita Ki Honggolono? (3) Bagaimanakah mitos yang terdapat diseputar cerita rakyat Ki Honggolono dan apa fungsinya bagi
masyarakat? (4) Bagaimana resepsi masyarakat terhadap mitos Ki Honggolono? (5) Apakah esensi dan makna konflik dalam cerita rakyat Ki Honggolono bagi masyarakat?

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan profil masyarakat desa Golan dan Mirah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo (2) Mendeskripsikan bentuk dan isi cerita mitos Ki Honggolono (3) Mendeskripsikan mitos yang terdapat diseputar cerita rakyat Ki Honggolono dan apa fungsinya bagi masyarakat (4) Mendeskripsikan tanggapan masyarakat terhadap cerita  rakyat Ki Honggolono (5) mendeskripsikan esensi dan makna konflik dalam cerita rakyat Ki Honggolono.
Di dalam penelitian ini terdapat dua tahap penelitian yang pertama penelitian dilakukan dengan metode folkor (1). Pengumpulan data (inventarisasi); (2). Penggolongan data (klasifikasi); dan (3). Analisis data. Dengan harapan mencapai tujuan penelitian tersebut di atas, maka penelitian ini dilakukan melalui proses penelitian
folkor secara lengkap. Selanjutnya adalah dengan menemukan struktur cerita yang ada dalam masyarakat Golan dan Mirah kemudian menguraikannya dengan teori resepsi sastra.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa resepsi masyarakat di kedua desa terhadap CRKH, yang pada dasarnya sama, yaitu percaya terhadap kebenaran CRKH. Masyarakat dari segala lapisan mengetahui CRKH walaupun dengan tingkat pemahaman dan tingkat penguasaan cerita yang berbeda, didasarkan pada perhatian masing-masing orang terhadap CRKH.
Sementara resepsi masyarakat terhadap mitos CRKH dikategorikan dalam kategori percaya karena terdapat bukti yang masih ada. Hal itu dianggap sebagai bukti otentik adanya kisah yang terjadi di masa lampau yang terjadi pada masyarakat Golan dan Mirah.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
1.HALAMAN JUDUL.pdf
bab1_1.pdf
bab2_1.pdf
bab3_1.pdf
bab4_1.pdf
bab5_1.pdf
dapus_1.pdf
IMAGE0001.JPG
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Christiana Dwi Wardhana, M.Hum
2. Drs. Aloysius Indratmo, M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa