Penulis Utama : Rina Fitriyani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S951108017
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh variasi panjang serat terhadap kekuatan tarik, bending, dan sifat termal komposit agave cantula roxb–hdpe
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi Teknik Mesin-S951108017-2013
Subyek : KEKUATAN TARIK
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]-->

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi panjang serat terhadap kekuatan tarik, kekuatan bending, dan sifat termal komposit serat Agave Cantula Roxb-HDPE. Variasi panjang serat yang digunakan adalah 1, 2, 4, 6, 8, dan 10 mm. Komposit dibuat menggunakan prinsip tekan panas. Fraksi volume serat cantula adalah 0,5 dengan perlakuan NaOH 2% selama 6 jam. Pembuatan spesimen uji bending mengacu pada ASTM D 6272 dan untuk uji tarik mengacu pada ASTM D 638. Sifat termal diketahui dengan pengujian TGA (Thermogravimetric Analysis) dan DTG (Derivative Thermogravimetry). Hasil pengujian menunjukkan variasi panjang serat mempengaruhi kekuatan tarik, kekuatan bending, dan sifat termal komposit. Komposit dengan panjang serat 10 mm memiliki kekuatan tarik dan bending tertinggi yaitu sebesar 23,52 MPa dan 74,21 MPa. Hasil TGA komposit dengan panjang serat 10 mm memiliki kestabilan panas sampai pada suhu 244 °C. Selisih 1°C lebih tinggi dibandingkan dengan komposit dengan panjang serat 1 mm. Hasil DTG (Derivative Thermogravimetry) menunjukkan bahwa komposit dengan panjang serat 10 mm memiliki selisih berat tertinggi pada suhu 445 °C. Data tersebut lebih tinggi 45 °C dibanding komposit dengan panjang serat 1 mm. Panjang serat yang dapat digunakan sebagai penguat komposit adalah panjang serat diatas panjang kritis 7,89 mm. Komposit dengan panjang serat 10 mm merupakan komposit yang memiliki kekuatan mekanik tertinggi dan memiliki ketahanan termal terbaik

The objective of this research is to investigate the effect of fiber length variations on the tensile strength, bending strength, and composite thermal properties of Agave Cantula Roxb-HDPE. The length variations of the fiber used were 1, 2, 4, 6, 8, 10 mm. The composite was made according to the pressing and heating principles. The fraction of the volume of the cantula fiber was 0.5 treated with NaOH of 2% for six hours. The formation of specimen for bending testing employed ASTM D 6272, and that of specimen for tensile strength testing used ASTM D 638. The thermal properties were investigated by using the tests of Thermogravimetric Analysis (TGA) and Derivative Thermogravimetry (DTG). The result of the research shows that the fiber length variations affect the tensile strength, the bending strength, and the composite thermal properties. The composite with the fiber length of 10 mm has the highest tensile and bending strengths, namely 23.52 MPa and 74.21 MPa respectively. The result of the TGA testing shows that the composite with the length of 10 mm has the heat stability at the temperature of 244 °C. It has a difference of 1 °C higher than the composite with the fiber length of 1 mm. The result of the DTG testing shows that the composite with the length of 10 mm has the highest weight at the temperature of 445 °C. This temperature is 45 °C higher than that of the composite with the fiber length of 1 mm. The length of fiber which can be used for strengthening the composite is that of fiber above the critical length of 7.89 mm. The composite with the fiber length of 10 mm is the one which has the highest mechanical strength and the best thermal resistance

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover_1.pdf
bab1_1.pdf
bab2_1.pdf
bab3_1.pdf
bab4_1.pdf
bab5_1.pdf
IMAGE0009.JPG
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Dwi Aries Himawanto, S.T., M.T
2. Ir. Wijang Wisnu Raharjo, M.T
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana