Penulis Utama : Rizal Ari Andani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.0111027
Tahun : 2015
Judul : ISTILAH-ISTILAH SESAJI COK BAKAL MENJELANG PANEN PADI DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN WATES KABUPATEN KEDIRI (KAJIAN ETNOLINGUISTIK)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Sastra Jawa-C.0111027-2015
Subyek : ISTILAH-ISTILAH SESAJI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK Rizal Ari Andani. C0111027. 2015. Istilah-istilah Sesaji Cok Bakal Menjelang Panen Padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri (Kajian Etnolinguistik). Skripsi: Prodi Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu: (1) bagaimanakah bentuk istilah-istilah sesaji cok bakal menjelang panen padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri? (2) bagaimanakah makna leksikal dan makna kultural istilah-istilah sesaji cok bakal menjelang panen padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri? Tujuan dilaksanakan penelitian ini, yaitu: (1) mendeskripsikan bentuk istilah-istilah sesaji cok bakal menjelang panen padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. (2) menjelaskan makna istilah-istilah sesaji cok bakal menjelang panen padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data lisan dan data tulis. Sumber data lisan berasal dari informan. Sumber data tulis berasal dari buku dan kamus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan metode simak dan metode cakap. Analisis data menggunakan metode distribusional dan metode padan. Hasil penelitian ini berupa 49 istilah yang dibagi menjadi 3, yaitu monomorfemis, polimorfemis, dan frasa. Tiga puluh sembilan istilah (39) yang berbentuk monomorfemis, yaitu: andhong, badheg, bawang, beras, berambang, candu, cangklong, dhele, enjet, gambir, gimbal, gula, jagung, jae, jambe, kambil, kencur, kendhi, kluwak atau kluwek, kunci, kunir, laos, lombok , mbako, menyan, merang, miri, mrica, parem, pelet, sumpil, suruh, takir, tetes, tike, trasi, tumbar, uyah, dan umpling. Dua (2) istilah yang berbentuk polimorfemis, yaitu: temu ireng, dan temu lawak. Delapan (8) istilah yang berbentuk frasa, yaitu: dhuwit kricik, endhog pitik Jawa, janur kuning, kacang ijo, kacang ose, kembang telon / kembang telung rupa, lenga wangi, dan sega golong. Pada penelitian istilah-istilah sesaji cok bakal pada tanaman padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri terdapat makna leksikal dan kultural. Makna leksikal adalah makna dasar ada pada istilah tersebut. Makna leksikal terdapat pada bentuk monomorfemis, bentuk polimorfemis, dan bentuk frasa. Makna kultural adalah makna yang ada di masyarakat dan berhubungan dengan kebudayaan dalam hal ini adalah sesaji tradisi masang cok bakal menjelang panen padi di Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Makna kultural terdapat pada istilah yang berupa empon-empon ‘tanaman obat’ dan bumbu dapur, wewangian, kinangan, dan istilah yang lain.

Kata kunci : Istilah-istilah sesaji, cok bakal, etnolinguistik.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
IMAGE0072.JPG
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sujono, M.Hum.,
2. Dra. Dyah Padmaningsih, M.Hum.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa