Penulis Utama : Tri Suhartanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Wacana berita bahasa Jawa di TVRI Semarang Jawa Tengah (kajian kohesi dan koherensi)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Sastra Daerah-C.0199042-2004
Subyek : WACANA BERITA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif tentang wacana berita bahasa Jawa TVRI Jawa Tengah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan tentang penanda kohesi dan penanda koherensi wacana berita bahasa Jawa TVRI Jawa Tengah. Data yang digunakan berupa data tulis dan lisan. Sumber data tulis yaitu dari teks atau naskah siaran berita bahasa Jawa (Kala Warti) TVRI Jawa Tengah, sumber data lisan diambil saat siaran berita bahasa Jawa TVRI berlangsung dengan cara direkam. Pengambilan sampel penelitian ini dengan teknik purposive sampling yang dilakukan dengan selektif dan disesuaikan dengan kebutuhan dan sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak, yaitu menyimak naskah atau teks siaran berita bahasa Jawa di TVRI Semarang Jawa Tengah yang berupa wacana. Kemudian dilanjutkan dengan pencatatan terhadap data yang relevan ke dalam kartu data yang telah disiapkan. Setelah data terkumpul lalu diseleksi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan dalam penelitian ini dan dilanjutkan dengan analisis data. Analisis data yang digunakan dengan metode distribusional berupa teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutannya adalah teknik lesap, teknik ganti dan teknik balik untuk mengetahui sejauh mana peranan penanda kohesi dan koherensi dalam membentuk keutuhan wacana. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penanda kohesi gramatikal yang berperan yaitu, referensi dengan pronominal, substitusi, konjungsi, elipsis dan penanda kohesi leksikal yang berperan adalah repetisi, sinonim, antonim, hiponim, kolokasi dan ekuivalensi, sedangkan penanda koherensi yang berperan adalah penanda koherensi yang bermakna sebab-akibat, penanda koherensi yang bersifat penekanan, penanda koherensi bermakna lokasi / kala, koherensi bermakna penambahan, koherensi bermakna penyimpulan, koherensi bermakna contoh/missal dan koherensi yang bermakna pertentangan. Kehadiran penanda kohesi dan koherensi akan membentuk keutuhan wacana dan mendukung pemahaman wacana.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.doc
BAB II.doc
BAB III.doc
BAB IV.doc
BAB V.doc
DAFTAR PUSTAKA.doc
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Wakit Abdullah, M.Hum
2. Dra. Dyah Padmaningsih, M.Hum
Catatan Umum : 518/2004
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa