Penulis Utama : AP Sudarno
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2008
Judul : Evaluasi Terjemahan Buku-Buku Teks Di Bidang Rancang Bangun
Edisi :
Imprint : Surakarta - FT - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS- FT prog. Studi Teknik Sipil-NIP 130906765
Subyek : TERJEMAHAN BUKU TEKS
Jenis Dokumen :
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan mengevaluasi ketepatan dan kesepadanan hasil terjemahan dari buku-buku teks bahasa sumber (BSu) ke dalam terjemahan bahasa Indonesia; mendiskripsikan dan mengklasifikasikan penilaian basil terjemahan yang digolongkan tepat; tepat tetapi masih memerlukan perbaikan; tidak tepat; serta menerangkan sebab-sebab terjadinya terjemahan yang dianggap tidak tepat. Buku teks yang diterjemahkan adalah Foundation Ana(vsis and Design yang disingkat (FAD), Reinforced Concrete Fundamentals yang disingkat (RCF); Introduction to Transportation Engineering and Planning yang disingkat (ITEP). Buku pertama diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul ‘Analisa dan Desain Pondasi’ yang diterjemahkan oleh Pantur Silaban. Buku kedua diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul ‘Dasar-Dasar Perhitungan Beton Bertulang’ yang diterjemahkan oleh Budianto Sutanto dan Kris Setianto. Buku ketiga diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul ‘Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi’ yang diterjemahkan oleh Johan Kelana Putra Hainin. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif bersifat evaluatif. Data berupa hasil-hasil terjemnhan yang diperoleh dari buku-buku FAD, RCF, dan IETP. Pada tataran kalimat itu ditemukan data yang berupa penerjemahan frasa, juga data yang berupa kata-kata yang merupakan istilah teknik. Untuk mengevaluasi hasil terjemahan digunakan indikator-indikator untuk mengevaluasi keakuratan, keterbacaan, dan keberterimaan, sebagaimana digunakan (Nababan,2004:49). Jumlah data yang dianalisis ada 527 data, yang mencakup tataran kalimat, frasa serta istilah teknik dan budaya. Hasil analisis menunjukkan yang diterjemahkan secara tepat ada 392 data (75% dari jumlah data); yang diterjemahkan secara tidak tepat ada 135 data (25 % dari jumlah data). Yang diterjemahkah tidak tepat mencakup kalimat majemuk dan kompleks, kata-kata yang memuat istilah-istilah teknik dan Budaya. Di dalam penelitian ini dapat ditarik 4 kesimpulan: Pertama, hasil penerjemahan frasa-frasa pada kalimat tunggal dan majemuk ada yang tepat, ada yang tepat tetapi masih memerlukan perbaikan susunan dan ada yang tidak tepat . Pada frasa-frasa yang bukan istilah teknik biasanya terjemahannya sudah tepat tetapi pada frasa-frasa yang di dalamnya terkandung istilah teknik, frasa-frasa tersebut diterjemahkan kurang tepat. Hal ini disebabkan karena penerjemah tidak melibatkan pakar teknik atau pakar yang membidangi ilmu tersebut. Kedua, terdapat kesalahan terjemahan pada tataran kalimat dari ketiga buku yang diterjemahkan. Terjemahan kalimat- kalimat tersebut ada yang tepat, ada yang tepat tetapi masih memerlukan perbaikan susunan dan ada yang tidak tepat. Ketiga, pada tataran kalimat yang banyak terjadi kesalahan adalah pada kalimat majemuk dan kompleks karena kalimat tersebut terdiri dari banyak klausa, tiga atau lebih yang hubungan antar klausanya satu dengan yang lain sangat rumit sehingga sulit diterjemahkan. Disamping itu di dalam kalimat majemuk dan kompleks juga ditemukan frasa-frasa teknik dan istilah teknik yang sulit dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia, sehinga penerjemah harus melibatkan pakar- pakar yang menguasai buku-buku bidang sains tersebut. Keempat, istilah-istilah teknik yang khas banyak terdapat dalam buku- buku tersebut dan kadang-kadang sulit dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia. Disamping itu ada 2 hal sebagai catatan yaitu: 1. Dalam penerjemahan ini belum ditemukan footnote atau catatan kaki pada hasil terjemahan untuk istilah-istilah yang tidak dapat diterjemahkan (untranslatable). Catatan kaki perlu bagi penerjemah untuk memberi eksplanasi dan deskripsi arti akan istilah-istilah teknik yang tidak dapat diterjemahkan. 2. Dalam hal tertentu penerjemah perlu melakukan kreatifitas yaitu kemampuan untuk menafsirkan teks berdasarkan konteks situasi. Secara umum dapat dinyatakan bahwa hasil terjemahan tersebut dalam bahasa Indonesia tergolong baik karena 75% dari data yang diterjemahkan termasuk kategori tepat (Rochayah,2000: 119). Namun tidak dihindari juga adanya terjemahan tepat tetapi masih memerlukan perbaikan di sana-sini dan terjemahan tidak tepat.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum : Lahir di Surakarta, 28 Oktober 1948, Staf Pengajar: Fakultas Teknik, NIP 130906765 Riwayat Pendidikan:  S1 Universitas Sebelas Maret Surakarta, 1985 Bidang Ilmu: Teknik  S2 Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2003 Bidang Ilmu: Linguistik  S3 Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2008 Bidang Ilmu: Linguistik
Fakultas : Fak. Teknik