Penulis Utama : Azis Rahmanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0509014
Tahun : 2015
Judul : Mobile Positioning Menggunakan Network Identity sebagai Sistem Absensi Berbasis Mobile Studi Kasus: Universitas Sebelas Maret
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Informatika-M0509014-2015
Subyek : MOBILE POSITIONING
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRACT
One of employees’s performance indicator in UNS is the regularity of their working hours which can  be identified by checking attendance system applied at UNS. Nowadays, UNS is exerting the attendance system with fingerprint marks. This system has weaknesses such as limited information, limited representation, and limited invariance. There are other alternatives that can be used as a marker of attendance including mobile positioning. This alternative is selected because the majority of employees have mobile tools which are connected to GSM 2G/3G and Wifi network. Mobile positioning is done by taking the identity of the captured network mobile device, either a cell id and the mac address of the access point. This System use mobile positioning is done with two matching network identity, this is the identity of 2G/3G GSM network in the form of cell id and Wifi network identity in the form of mac address. Results of this study found that cell id and mac address can be used as a determinant of location is then used as a marker of attendance for employees of UNS. Average accuracy cell id in front of the gate of the UNS is 146.25 meters and the rare gate is 198.2 meters. While the average accuracy of the wifi in the Library Center work area is 34.9 meters, 32.4 meters Faculty of Mathematics and Natural Sciences, and BAPSI 10.5 meters.
Keywords: attandance system, cell id, mac address, mobile positioning, UNS
ABSTRAK
Salah satu indikator kinerja karyawan Universitas Sebelas Maret (UNS) terletak pada keteraturan jam kerjanya yang dapat diketahui dari sistem absensi yang telah diterapkan UNS. Saat ini UNS menggunakan sistem absensi dengan penanda fingerprint. Sistem absensi model ini memiliki kelemahan yaitu keterbatasan informasi, keterbatasan representasi, dan keterbatasan  invariance. Terdapat alternatif lain yang dapat digunakan sebagai penanda absensi yaitu dengan mobile positioning. Alternatif ini dipilih karena hampir setiap karyawan UNS memiliki perangkat mobile yang terkoneksi ke jaringan GSM 2G/3G dan Wifi. Model absensi menggunakan mobile positioning ini dilakukan dengan dua kali pencocokan identitas jaringan yang didapatkan oleh perangkat mobile, yaitu identitas jaringan GSM 2G/3G yang berupa cell id dan identitas jaringan Wifi yang berupa mac address. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa cell id dan mac address dapat digunakan sebagai penentu lokasi yang selanjutnya digunakan sebagi penanda absensi bagi karyawan UNS. Akurasi rata-rata cell id di gerbang depan UNS adalah 146.25 meter dan gerbang belakang adalah 198.2 meter . Sedangkan akurasi rata-rata wifi di area kerja perpustakaan pusat adalah 34.9 meter, fakultas MIPA 32.4 meter, dan BAPSI 10.5 meter.
Kata Kunci: sistem absensi, cell id, mac address, mobile positioning, UNS

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20150807_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Endar Suprih Wihidayat,S.T.,M.Eng.
2. Afrizal Doewes S.Kom.,M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA