Penulis Utama : Lina Muawanah
NIM / NIP : S851402033
×

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara model pembelajaran penemuan terbimbing, PC, atau TPS(2) manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik antara  siswa dengan gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik (4) pada masing-masing gaya belajar, manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik siswa yang dikenai model pembelajaran penemuan terbimbing, PC, atau TPS.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 3x3. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Semarang yang menggunakan KTSP 2006. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 253siswa. Instrumen yang digunakan untukmengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan angket gaya belajar. Uji coba instrumen tes meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas. Uji keseimbangan menggunakan analisis analisis variansi satu jalan sel tak sama, diperoleh kesimpulan ketiga kelas memiliki kemampuan awal matematika yang seimbang. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlett dengan a= 0,05, diperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan memiliki variansi yang sama. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda menggunakan metode Scheffe’.
Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. (1)Model pembelajaran penemuan terbimbing memberikan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran PC dan TPS, serta model pembelajaran PC dan TPS memberikan prestasi belajar yang sama. 2) Siswa dengan gaya belajar visual mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar auditorial dan kinestetik, serta siswa dengan gaya belajar auditorial dan kinestetik mempunyai prestasi belajar matematika yang sama. 3) Pada masing-masing model pembelajaran yaitu penemuan terbimbing, PC dan TPS, siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik memberikan prestasi belajarmatematika yang sama, (4) Pada masing-masing siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik, model pembelajaran penemuan terbimbing, PC, dan TPS mempunyai prestasi belajar matematika yang sama. Pada siswa dengan gaya belajar auditorial, model pembelajaran penemuan terbimbing mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada PC, model pembelajaran PC dan TPS mempunyai prestasi belajar matematika yang sama, serta model pembelajaran penemuan terbimbing dan TPS mempunyai prestasi belajar matematika yang sama.
Kata kunci: model pembelajaran, model pembelajarankooperatif,penemuan terbimbing, PC, TPS, gaya belajar, prestasi belajar matematika siswa
ABSTRACT
The objectives of this research were to investigate (1) which learning model of the guided discovery learning model, PC or TPS results in a better learning achievement in Mathematics; (2) which students with learning styles visual, auditory or kinesthetic had a better learning achievement in Mathematics (3) on each learning model, which one gave better mathematics learning achievement, student learning styles of visual, auditory, or kinesthetic (4) on each learning style, which one had a better learning achievements of students who were subject to guide discovery learning model, PC, or TPS.
This research used the quasi-experimental research with the factorial design 3x3. Population of this research was all Junior High School eighth grade students in Semarang district that used KTSP 2006. Sampling was done by stratified cluster random sampling. The sample in this study was amount to 253students. The instruments used to collect data were mathematics achievement test and questionnaire learning styles. Test instruments include the validity of the content, level of difficulty, discrimination power, and reliability. Balance test used one way ANOVA test, it concluded three classes have early math abilities were balanced. Pre requisite test including normality test with Lilliefors method and homogeneity test using Bartlett test with a = 0.05, it was concluded that the samples came from populations that were normally distributed and had the same variance. The data was analyzedusing two ways ANOVA with unbalanced cell, then then preceded with multiple comparative test using Scheffe method.
Based on the hypothesis test, we concluded as follows. (1) guided discovery learning model provided a better learning achievement than learning model PC and TPS, as well as learning model TPS and PC provided the same learning achievement. 2) Students with a visual learning style had a better learning achievement than students with auditory and kinesthetic learning styles, as well as students with auditory and kinesthetic learning styles had the same learning achievement. 3) In each learning model,  guided discovery, PC and TPS, students with learning styles visual, auditory and kinesthetic provided the same learning achievement, (4) In each of the students with visual and kinesthetic learning styles, learning model discovery guided, PC, and TPS had the same learning achievement. At the student with auditory learning styles, a guided discovery learning model had a better learning achievement than a PC, the PC and TPS learning model had the same learning achievement, as well as guided discovery learning model and TPS had the same learning achievement.
Keywords: Learning model, cooperative learning, guided discovery, PC, TPS, learning styles, learning achievementin Mathematics

×
Penulis Utama : Lina Muawanah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S851402033
Tahun : 2015
Judul : Eksperimentasi Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing,Pairchecks(PC), dan Think Pair Share (TPS) pada Materi Bangun Ruangsisidatar Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran 2014/2015
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Program Studi : S-2 Pendidikan Matematika
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Pendidikan Matematika-S851402033-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Budiyono, M.Sc.
2. Dr. Sri Subanti, M.Si.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.