Penulis Utama : Sri Muryani
NIM / NIP : R0211047
×

ABSTRAK
Latar belakang : Sikap duduk merupakan salah satu dari sikap kerja yang
dilakukan oleh pekerja. Pada sikap kerja duduk, otot mengalami pembebanan
secara statis sehingga menyebabkan ketegangan terhadap otot yang merupakan
faktor resiko terjadinya keluhan sistem musculoskeletal. Nyeri punggung bawah
(low back pain) terjadi akibat gangguan musculoskeletal dan diperberat oleh
aktivitas Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan sikap kerja
duduk dan dengan keluhan low back pain.
Metode : Jenis penelititan ini adalah observasional analitik, dengan simple
random sampling yang berjumlah 49 orang. Pengambilan data dengan
menggunakan lembar kerja metode REBA dan kuesioner Modified Oswestry Low
Back Pain Disability Questionnaire dengan skala pengukuran interval. Teknik
pengolahan dan analisis data variabel bebas (sikap kerja duduk) dan variabel
terikat (keluhan low back pain) dilakukan dengan uji statistik Spearman dengan
menggunakan program komputer SPSS versi 18.
Hasil : Terdapat hubungan yang bermakna (p value = 0.019) (p > 0.05) artinya
ada hubungan antara sikap kerja duduk dengan keluhan low back pain. Parameter
kekuatan hubungan yang digunakan yaitu nilai kolerasi sebesar 0.332 yang berarti
kekuatan kolerasinya lemah. Selain itu memiliki nilai odds ratio (OR) sebesar
2.125 artinya responden dengan sikap kerja duduk yang tidak ergonomis
mempunyai resiko 2.125 kali terkena keluhan low back pain.
Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap kerja duduk dengan
keluhan low back pain pada pekerja bagian tempa tembaga Cepogo Boyolali.
Kata kunci : Sikap kerja duduk, keluhan low back pain
ABSTRACT
Background : There are various postitions occupied by workers, one of them is
sitting. When workers are in sitting position, static burden is experienced by
muscle causing strain against the muscle which causes risk of musculoskeletal
disorder. Low back pain is caused by Musculoskeletal disorder and other
activities of workers. This research was aimed to explicate the relationship
between working position with low back pain.
Method : This research is an analytic observational research with simple random
sampling of 49 respondents. The data were taken using REBA method worksheet
and Modified Oswestry Low Back Pain Disability questionnaire with interval
measurement scale. The tabulation technique and the analysis of independent
variable (sitting working position) and dependent variable (low back pain
complaints) were done using Spearman’s statistics test with SPSS ver. 18.
Result : This research shows that there is a significant relationship (p value =
0.019) (p > 0.05) which means there is a relationship between sitting working
position with low back pain complaints. Parameter of relationship used is
correlation value of 0.332 which means weak. In addition, the value of odds ratio
(OR) is 2.125 which means respondents with sitting working position that is not
ergonomic are 2.125 times more vulnerable of having low back pain.
Conclusion : There is a significant relationship between sitting working position
with low back pain of coppersmith in Cepogo Boyolali
Keywords: sitting working position, low back pain complaint

×
Penulis Utama : Sri Muryani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R0211047
Tahun : 2015
Judul : Hubungan Sikap Kerja Duduk dengan Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Bagian Tempa Tembaga Cepogo Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2015
Program Studi : D-4 Kesehatan Kerja
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog. DIV Keselamatan dan Kesehatan Kerja-R0211047-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D IV)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Lusi Ismayenti, S.T., M.Kes
2. Istar Yuliadi, dr., M.Si., FIAS
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.