Penulis Utama : Trian Lesmana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0210069
Tahun : 2015
Judul : Analisis Wacana Kritis dalam Opini “Revolusi Mental” Karya Joko Widodo
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Sastra Indonesia-C0210069-2015
Subyek : REVOLUSI MENTAL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu: (1) bagaimanakah struktur teks (makro, superstruktur, dan mikro) yang membangun wacana ?Revolusi Mental??; (2) bagaimanakah konteks sosial yang membangun wacana ?Revolusi Mental??
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk struktur teks (makro, superstruktur, mikro) yang membangun wacana ?Revolusi Mental?, dan (2) mendeskripsikan konteks sosial yang membangun wacana ?Revolusi Mental?.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Sumber data dalam penelitian ini adalah ?Revolusi Mental? yang ditulis oleh Joko Widodo dan diterbitkan harian Kompas pada tanggal 10 Mei 2014. Data dalam penelitian ini adalah data tulis yang berupa kata-kata, kalimat-kalimat, paragraf, dan wacana ?Revolusi Mental? yang di dalamnya terdapat struktur teks dan konteks yang membangun wacana. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik pustaka dan teknik simak-catat dengan sumber tertulis ?Revolusi Mental?. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dan kontekstual. Metode penyajian data dalam penelitian ini adalah penyajian secara informal.
Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) struktur teks ?Revolusi Mental? yang ditulis oleh Joko Widodo yang dikonstruksikan dalam teori Teun A. van Dijk menjelaskan bahwa teks dalam ?Revolusi Mental? memaparkan segi semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Semantik atau makna dikonstruksikan dengan baik dengan memberi latar, detil, maksud, dan praanggapan dalam keseluruhan teks. Dari segi sintaksis, teks ?Revolusi Mental? memiliki bentuk kalimat, koherensi, dan kata ganti yang disesuaikan dengan konteks penulis. Pemilihan kata-kata atau leksikon ditemukan banyak yang menggunakan kata-kata berkonotasi negatif. Selain itu, penulis menggunakan elemen grafis untuk menekankan atau memberi penegasan secara visual. Selanjutnya (2), konteks sosial melekat pada teks ?Revolusi Mental?. Wacana yang berkembang di masyarakat ketika teks tersebut dibuat adalah adanya agenda pemilihan umum legislatif dan presiden. Pada saat itu pula, penulis merupakan calon presiden. Melalui kekuasaan dan akses yang dimilikinya, penulis mampu melakukan upaya-upaya persuasif melalui ?Revolusi Mental?.
ABSTRACT
The problems discussed in this research are: (1) how does the text structures (macro, superstructure, micro) build the discourse in ?Revolusi Mental‘ article? (2) how does the social context build the discourse in ?Revolusi Mental‘ article?
The purposes of this research are (1) to describe the type of the text structures (macro, superstructure, micro) buildthe discourse in ?Revolusi Mental‘ article, (2) to describe the social context building the ?Revolusi Mental‘ article.
This is a qualitative research using the approach of Teun A. van Dijk model of critical discourse analysis. The source data of this research was the ?Revolusi Mental‘ article written by Joko Widodo and published in Kompas on May 10, 2014. The data used in this research are written data such as words, phrases, paragraph, and discourse of ?Revolusi Mental‘ article which consists of text and contexts structures therein. The technique of collecting data of this research was document study and observe-note from written source of data of ?Revolusi Mental‘ article. The data analysis in this research used identity method and contextual method. The data in this research is presented informally
Based on the data analysis, it can be concluded that: (1) the discourse „Revolusi Mental‘written by Joko Widodo and constructed in Teun A. van Dijk theory shows that it discussed the semantic, syntactic, stylistic, and rethoric aspect. The semantic aspect was well constructed by giving the background, details, meaning, and pre-supposition in all over the text. Syntactically, the sentence, coherence, and pronoun of the text are relevant to the context. Most of the diction or lexicon have negative conotation. Beside, the graphic element is added to give visual emphasis. (2) the social context is very apparent on the ?Revolusi Mental‘text. It was written at the election time and the writer himself was a president candidate. With the power and unlimited access, the writer could persuade the readers with his article.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20150915_0001.pdf
1. HALAMAN JUDUL.pdf
2. BAB I.pdf
3. BAB II.pdf
4. BAB III.pdf
5. BAB IV Pembahasan.pdf
6. BAB V Penutup.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Hanifullah Syukri, M. Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa