Penulis Utama : Amalia Prasticha Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : R0211005
Tahun : 2015
Judul : Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja Subjektif Karyawan dengan Pola Shift Kerja 6-6-6 Bagian Weaving di PT. Safarijunie Textindo Industry Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog. DIV Keselamatan dan Kesehatan Kerja-R0211005-2015
Subyek : KELELAHAN KERJA
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D IV)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Latar Belakang : Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen maka beberapa perusahaan tetap beroperasi selama 24 jam/hari. Shift kerja merupakan pilihan perusahaan untuk tetap bekerja selama 24 jam/hari. Shift kerja cenderung menimbulkan kelelahan kerja pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kelelahan kerja subjektif karyawan dengan pola shift kerja 6-6-6 bagian  weaving di PT. Safarijunie Textindo Industry Boyolali.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian studi observasional analitik, dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Populasi adalah seluruh karyawan yang bekerja di bagian weaving PT. Safarijunie Textindo Industry Boyolali berjumlah 108 orang, dan diperoleh sampel sebesar 42 orang. Penelitian ini menggunakan KAUPK2 III untuk mengukur kelelahan subjektif karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik Kruskal-Wallis.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kelelahan subjektif karyawan dengan pola shift kerja 6-6-6, p = 0.000. Shift malam dan shift pagi mempunyai perbedaan tingkat kelelahan dengan p = 0.000, shift pagi dan shift pagi tidak mempunyai perbedaan tingkat kelelahan dengan p = 0.89, shift pagi dan shift malam tidak mempunyai perbedaan tingkat kelelahan dengan p = 0.09.
Simpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kelelahan subjektif karyawan dengan pola shift kerja 6-6-6, p = 0.000. Sosisalisasi mengenai bahaya akibat kelelahan disarankan untuk mengurangi kelelahan kerja subjektif karyawan.
Kata Kunci : Kelelahan Kerja Subjektif, Shift Kerja
ABSTRACT
Background : Improved quality of service  to  consumers  demanding  some  companies impose hours of work for 24 hours/day. Shift work is a choice in how companies can work for 24 hours/day. Work fatigue is one of effect from shift work. This study aims to determine the difference level of subjective fatigue with 6-6-6 design of shift work at weaving section PT.  Safarijunie Textindo Industry Boyolali
Methods : This study is an observasional analytic study research with a cross sectional design. The sampling technique used a simple random sampling. The population is all the workers in weaving section PT. Safarijunie Textindo Industry Boyolali has numbered 108 people and retrieved samples 42 people. This study used a KAUPK2 III to measure the subjective fatigue of workers. The data analysis technique used the statistical test Kruskal-Wallis.
Result : The result showed there is no difference level of subjective fatigue with 6-6-6 design of shift work with a value of p = 0.000. The night shift and morning shift have difference level of subjective fatigue with a value of p = 0.000, the morning shift and noon shift haven’t difference level of subjective fatigue with a value of p = 0.89, the night shift and noonshift haven’t difference level of subjective fatigue with a value of p = 0.09.
Conclusion : There is significancy between subjective fatigue and 6-6-6 design of work shift with a value of p = 0.000. Socialisation about the effect of fatigue is a choice to decrease subjective work fatigue.
Keywords : Work Subjective Fatigue, Shift Work.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20150915_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
Bab 6.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Haris Setyawan, SKM, M. Kes
2. Lusi Ismayenti, ST., M. Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran