Penulis Utama : Frenkie Sinanoi. Koromath
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2008
Judul : Perbedaan densitas mineral tulang wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal injeksi depot medroksiprogesteron asetat (depo provera®) dengan non kontrasepsi hormonal
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prodi. Dokter Spesialis I Penyakit Dalam-S.9607009-2008
Subyek : MINERAL TULANG
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Latar belakang. Postmenopause yaitu berhenti haid lebih dari 12 bulan. Efek samping kontrasepsi hormonal DMPA seperti kehilangan densitas mineral tulang, efek antagonis estrogen, merubah 17 β-estradiol. Densitas mineral tulang yang diukur adalah total body, ROI seperti kepala, vertebra, lengan, tungkai, pelvis dan tulang dada. Menggunakan alat DXA. Tujuan Penelitian. Mengetahui perbedaan densitas mineral tulang wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA dengan non kontrasepsi hormonal. Subjek dan Metode. Wanita postmenopause umur antara 49 – 55 tahun riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA dan non kontrasepsi hormonal. Pengambilan sampel di poliklinik penyakit dalam RSUP Dr. Moewardi Surakarta, acidental sampling, inform consent, anamnesis, pemeriksaan fisik dan GDP, creatinin, calsium, fosfat dan densitas mineral tulang (T-score) dengan alat DXA. Metode analitik observational, pendekatan cross sectional. Data skala nominal dan ratio, uji statistik beda dua mean dan analisis korelasi. Analisa data SPSS for Window vs 12. Hasil. Ada 22 responden, dibagi dua kelompok yaitu kelompok wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA ada 12 orang, umur (mean 53,0) tahun dan riwayat lama penggunaan kontrasepsi hormonal semasa usia reproduksi antara 3 - 22 tahun (mean 8,41) dan non kontrasepsi hormonal ada 10 orang (mean 54,5) tahun. Hasil tidak ada perbedaan signifikan antara densitas mineral tulang wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA dengan non kontrasepsi hormonal p>0,05. Analisis uji korelasi umur dengan densitas mineral tulang wanita postmenopause riwayat penggunaaan kontrasepsi hormonal DMPA tidak signifikan p>0,05 yaitu (corset r = -0,55; p= 0,060 ), (arms r = -0,592; p =0,077), (spine r= -0,500; p= 0,097), (head r= -0,540; p= 0,070) dan (total body r = -0,534; p= 0,074). Secara keseluruhan antara kedua kelompok ada korelasi, cenderung negatif antara umur dan densitas mineral tulang terjadi pada wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA signifikan p <0,05. Riwayat lama penggunaan DMPA pada masa usia reproduksi wanita postmenopause terhadap densitas mineral tulang tidak signifikan p >0,05. Kesimpulan. Tidak ada perbedaan signifikan p>0,05 antara densitas mineral tulang wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA dengan non kontrasepsi hormonal. Ada korelasi antara umur wanita postmenopause riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA dengan densitas mineral tulang p<0,05. Riwayat lamanya penggunaan kontrasepsi hormonal DMPA pada masa usia reproduktif terhadap densitas mineral tulang p >0,05.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB 3.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
BAB VII.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. DR.dr. H.Zainal Arifin Adnan, SpPD-KR
Catatan Umum : 1031/2008
Fakultas : Fak. Kedokteran