Penulis Utama : Walaeddin Wanis A. Agael
NIM / NIP : S941302043
×

ABSTRACT
Structures with poor concrete quality are susceptible to premature deterioration which results in early requirement of repair. It is important to understand the properties of repair materials, as this will allow the selection of a repair system that matches, as closely as possible, the properties of the concrete to be repaired. The repair material itself should not be cause of concrete deterioration because of poor porosity. Therefore, this research will focus on determining the compatibility of different repair materials with concrete based on porosity measurements.
Various RepairMaterials used are Normal mortar, UPR, BASF Nanocrete R4 and Sika repair mortar. Percent of absorption and porosity were measured according to RILEM recommendation. Scanning Electron Microscope analysis was conducted to study the porous and bond behavior of concrete with repair materials.
The result showed that UPR mortar 50% has lower porosity of 0.7968% than SIKA, Mortar and BASF nanocrete R4. According to Macrostructure (Ms) and Scanning Electron Microscope (SEM) can be seen that UPR mortar has less void and porous on the specimen structure. Normal mortar, UPR Mortar 50%, BASF Nanocrete R4 and SIKA Repair Mortar is used as repair material in this study and shows that all repairs concrete result is tend to increase the porosity except UPR mortar 50%.
ABSTRAK
Struktur dengan mutu beton rendah rentan terhadap kerusakan dini yang akhirnya membutuhkan perbaikan. Hal ini penting untuk memahami sifat bahan repair, karena ini akan memungkinkan pemilihan sistem perbaikan yang cocok, sedekat mungkin, sifat beton yang akan diperbaiki. Perbaikan materi itu sendiri tidak boleh penyebab kerusakan beton karena porositas yang buruk. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus pada penentuan kompatibilitas bahan repair yang berbeda dengan beton berdasarkan pengukuran porositas.
Berbagai repair material yang digunakan adalah normal mortar, UPR, BASF Nanocrete R4 dan Sika repair mortar. Persentase dari penyerapan dan porositas diukur menurut rekomendasi RILEM. Scanning Electron Microscope analisis dilakukan untuk mempelajari porositas dan ikatan beton dengan repair material.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPR mortar 50% memiliki porositas dengan nilai 0,7968% lebih rendah dari SIKA, Mortar dan BASF nanocrete R4. Menurut macrostructure (Ms) dan Scanning Electron Microscope (SEM) dapat dilihat bahwa UPR mortar memiliki sedikit void dan pori pada struktur spesimen. Normal mortar, UPR Mortar 50%, BASF Nanocrete R4 dan SIKA repair mortar digunakan sebagai bahan perbaikan dalam penelitian ini dan menunjukkan bahwa semua material perbaikan beton cenderung meningkatkan porositas kecuali UPR mortar 50%.

×
Penulis Utama : Walaeddin Wanis A. Agael
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S941302043
Tahun : 2015
Judul : Assessment of Compatibility Between Concrete and Various Repair Materials Based on Porosity Measurements
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Program Studi : S-2 Teknik Sipil
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Teknik Sipil-S941302043-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof.SA.Kristiawan . S.T., M.Sc .Ph.D.
2. Ir.Winny Astuti, M.Sc., Ph.D.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.