Penulis Utama : Kentie Ambar Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D1512043
Tahun : 2015
Judul : Prosedur Pembuatan Invoice sebagai Sarana Penagihan Piutang pada PT Tirta Investama Distribition Center Solo
Edisi :
Imprint : Surakarta - FISIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FISIP Prog. DIII Manajemen Administrasi-D1512043-2015
Subyek : PIUTANG
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Faktur penjualan atau Invoice merupakan bukti penjualan barang dan jasa yang pada umumnya digunakan oleh pihak yang menjualkan barang. Pembuatan invoice mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendorong aktivitas perkantoran karena dengan adanya invoice yang dicetak dapat berfungsi sebagai bukti pengeluaran barang, bukti pengiriman barang, sebagai bukti penagihan, sebagai bukti untuk arsip bila suatu saat ada pemeriksaan, dan sebagai bukti retur barang. Untuk mendapatkan pembuatan invoice yang baik maka diperlukan suatu prosedur yang baik pula. Dengan prosedur yang baik maka proses pembuatan invoice akan dapat terlaksana dengan sebaik-sebaiknya.
Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan Prosedur Pembuatan Invoice Sebagai Sarana Penagihan Piutang pada PT Tirta Investama Distribution Center Solo.Pelaksanaan pengamatan ini menggunakan jenis pengamatan deskriptif kualitatif yaitu metode pengamatan yang memberikan gambaran atau melukiskan Prosedur Pembuatan Invoice dalam bentuk kalimat-kalimat dan berdasarkan fakta-fakta.Sumber data yang diperoleh berdasarkan informasi, peristiwa atau aktivitas.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara.
Hasil pengamatan yang dilakukan dibagian Finance pada PT Tirta Investama, penulis memaparkan bahwa prosedur pembuatan invoice meliputi pengumpulan DN (Delivery Note)  dari Driver, pengecekan DN (Delivery Note) oleh Adm. Distribusi, mencocokan dokumen penagihan ,proses pencetakan invoice oleh Adm Invoicing, Adm. Invoicing melakukan proses Billing, penyerahan dokumen penagihan dari Adm. Invoicing kepada Adm. Collection. Apabila prosedur tersebut dilakukan dengan baik maka proses pembuatan invoice akan berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan.
Hasil dari pengamatan ini penulis menyimpulkan bahwa prosedur dalam prembuatan Invoice telah berjalan dengan baik dan dilakukan dengan kerja sama yang baik oleh karyawan yang bersangkutan. Tetapi masih terdapat hambatan yaitu mengenai keterlambatan penyetoran DN (Delivery Note) kepada Adm Invoicing dikarenakan BTB (Bukti Terima Barang) tidak bisa tercetak sehingga mengakibatkan proses pembuatan Invoice menjadi terhambat.  
Kata kunci : Faktur penjualan (invoice), Prosedur, Penagihan Piutang
ABSTRACT
Invoice is the evidence of product or service sale generally used by those selling product. The invoice preparation plays a very important part in supporting the office activity because the printed invoice can serve as evidence of product releasing, product delivery evidence, as the evidence of collection, as the evidence of archive when some time an inspection is conducted and as the evidence of product return. To get a good invoice preparation, a good procedure is required as well. With the good procedure, the invoice preparation process could be implemented well.
This final project aimed to describe and to explain the procedure of invoice preparation as the means of collecting receivable accounts in PT. Tirta Investama Distribution Center Solo. This observation was conducted using descriptive qualitative type of observation, the one describing or depicting the procedure of invoice preparation in the form of sentences and based on the facts.  The data source derived from information, event or activity. Techniques of collecting data used were direct observation, interview.
The result of observation conducted in Finance division of PT. Tirta Investama, the writer explained that the invoice preparation procedure included DN (Delivery Note collection) from Driver, Delivery Note checking by Distribution Administrator, matching the collection document, invoice printing process by Invoicing administrator. Invoicing administrator conducted Billing process, the billing document was transferred from Invoicing Administrator to Collection Administrator. When the procedure was conducted well, the invoice preparation process would run well and no obstruction.
From the result of research, the writer concluded that the procedure of invoice preparation had run well and conducted in good cooperation by the corresponding employees. However, there were still obstructions in the term of delayed DN (Delivery Note) submission to Invoicing Administrator due to unprinted BTB (Product Receiving Evidence) thereby leading to inhibited invoice preparing process.
Keywords: Invoice, Procedure, Receivable Account Collection

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20150929_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Muchtar Hadi, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP