Penulis Utama : Djatiwaluyo Djoar
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Kajian Genetik Potensi Hasil Tanaman Wijen
Edisi :
Imprint : Surakarta - FP - 2007
Kolasi :
Sumber : UNS- FP Prog.Studi Ilmu Pertanian- NIP 130814566
Subyek : ILMU PERTANIAN
Jenis Dokumen :
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Wijen merupakan komoditas penting untuk pangan dan industri. Kebutuhan wijen setiap tahun meningkat dan dipenuhi dengan impor, produksi wijen masih sangat rendah, salah satu penyebabnya tidak tersedianya benih unggul. Penelitian bertujuan mengetahui kombinasi genotip yang tepat dalam pelaksanaan persilangan, efek daya gabung umum, khusus dan resiproknya, genotip yang dapat diarahkan untuk membentuk galur harapan, korelasi antar sifat untuk perbaikan hasil dan kandungan minyak. Percobaan I, persilangan dialel, dilakukan di BALITTAS Malang Bulan Juni 2002 samapai September 2002, bertujuan menghasilkan benih yang digunakan sebagai materi untuk percobaan II dan untuk mengetahui kesesuaian dalam menghasilkan biji. Rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan digunakan dalam percobaan tersebut, terdiri dari 56 kombinasi persilangan dari delapan tetua dan dikombinasikan dengan tiga periode persilangan (jam 7.00- 8.00; jam 8.00-9.00; 9.00-10.00). Sifat yang diamati persentase jumlah kapsul isi dan jumlah biji per kapsul. Percobaan II, pendugaan daya gabung dan peran gen, bertujuan mengetahui peran gen sifat hasil dan komponen-komponennya serta kandungan minyak. Percobaan dilakukan di kebun penelitian UNS Jumantono Karanganyar pada bulan November 2002 sampai Maret 2003. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan terdiri 64 perlakuan genetip (delapan tetua, 28 turunan pertama dan 28 resiproknya). Percobaan III, menentukan hubungan genotipik dan fenotipik antara sifat hasil dan komponen-komponennya, bertujuan untuk mengetahui hubungan fenotipik dan genotipik sifat hasil dan komponen-komponennya. Percobaan dilakukan di kebun penelitian UNS Jumantono Karanganyar pada Bulan Maret 2003 sampai Juli 2004. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan terdiri dari 64 perlakuan genotip (delapan tetua, 28 keturunan kedua dan 28 keturunan ke dua resiproknya). Sifat-sifat yang diamati pada percobaan I dan II meliputi : tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, berat 1000 biji, jumlah kapsul, jumlah biji, berat biomas, hasil biji dan kandungan minyak. Terdapat keragaman yang tinggi untuk sifat hasil dan komponen-komponennya pada plasma nutfah wijen yang dikoleksi di BALITTAS. Tidak terjadi inkompatibilitas dalam persilangan antar genotip. Berdasarkan nilai daya gabung, heterosis dan peran gen sifat hasil dan kandungan minyak biji, perbaikan tanaman wijen dapat diarahkan dalam pembentukan varietas galur murni, varietas bergalur banyak dan varietas hibrida. Genotip S1.8, S1.9 dan S1.21 memiliki harapan untuk digunakan sebagai pembentukan varietas multi lini dan varietas bergalur banyak, genotip S1.10, S1.35 dan S1.21 baik diarahkan sebagai tetua untuk pembentukan varietas hibrida. Kombinasi genotip S1.9 x S1.21; S1.21 x S1.35; S1.10 x S1.35 dan S1.35 x S1.21, merupakan kombinasi genotip yang sesuai untuk pembentukan varietas hibrida. Tetua betina berpengaruh dalam perbaikan sifat hasil dan beberapa komponen-komponennya pada tanaman wijen (efek maternal). Perbaikan potensi hasil dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung melalui berat 1000 biji dan jumlah kapsul. Atas dasar nilai korelasi, perbaikan kandungan minyak dapat melalui peningkatan jumlah biji per kapsul dan umur berbunga sehingga sifat-sifat tersebut dapat digunakan sebagai kriteria seleksi.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian