Penulis Utama : Noni Srijati Kusumawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0111064
Tahun : 2015
Judul : Efektivitas Village Breeding Center (VBC) dalam Program Nasional Swasembada Daging Sapi Kabupaten Sragen
Edisi :
Imprint : Surakarta - FISIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FISIP Jur. Ilmu Administrasi-D0111064-2015
Subyek : VBC
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak
Rendahnya konsumsi daging sapi di Indonesia akibat dari belum tercukupinya produksi dan populasi daging sapi dalam negeri. Untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri, pemerintah pusat mengeluarkan Program Nasional Swasembada Daging Sapi (PSDS). Salah satu dari program ini adalah Program Village Breeding Center (VBC). VBC adalah kawasan pengembangan sumber bibit agar populasi bibit meningkat. VBC dilaksanakan di daerah-daerah salah satunya di Kabupaten Sragen dengan ciri khasnya kandang komunal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program VBC di Kabupaten Sragen dilihat dari tujuan program, perubahan perilaku dan sumber daya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Sragen, di enam (6) kecamatan VBC yaitu Kedawung, Sambirejo, Sidoharjo, Karangmalang, Sragen, dan Plupuh. Adapun sumber data adalah narasumber , dokumen dan arsip serta observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan  teknik analisis interaktif yang meliputi tiga hal yang terdiri dari: reduksi data, sajian data serta verifikasi dan penarikan simpulan. Sedangkan untuk menguji validitas data digunakan triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan program  VBC di Kabupaten Sragen tercapai. Program VBC terbukti mampu meningkatkan populasi bibit di peternak dan mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan peternak. Sedangkan perubahan perilaku untuk menerima hal-hal baru belum efektif karena banyak peternak yang menolak kandang komunal dan mengandangkan sapi miliknya bersama-sama. Namun, untuk mengubah kebiasaan yaitu komunikasi antara dinas dan peternak dan anggota kelompok  sudah efektif. Tidak ada hambatan komunikasi. Pemanfaatan sumber daya dana terhambat pada kurangnya dana sehingga mempengarugi fasilitas. Sumber daya fasilitas belum efektif karena masih banyak yang rusak dan belum memadai. Sedangkan sumber daya manusia yaitu petugas mampu melayani peternak dengan baik dan belum ada keluhan.
Kata Kunci: efektivitas, populasi, bibit

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20151123_0001.pdf
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Didik G. Suharto S.Sos, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP