Penulis Utama : Vilicia Embry Dwiasti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G001120
Tahun : 2014
Judul : Pengaruh Stresor Psikososial terhadap Kejadian Epilepsi di RSUD Dr Moewardi Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2014
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Psikologi-G001120-2014
Subyek : PSIKOSOSIAL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Latar Belakang : Stres psikososial adalah ketidakmampuan mengatasi ancaman yang dihadapi oleh mental fisik, emosional, dan spiritual manusia yang pada suatu saat dapat mempengaruhi kesehatan fisik manusia tersebut. Stres psikososial merupakan realitas kehidupan setiap hari yang tidak dapat dihindari, yang disebabkan oleh perubahan yang memerlukan penyesuaian, perubahan yang terjadi dapat berupa perubahan  negatif maupun perubahan positif. Pada pasien epilepsi Pada penderita epilepsi juga stres merupakan masalah yang menimbulkan reaksi epilepsi, dikarenakan oleh lokasi fokus epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari stresor psikososial terhadap kejadian epilepsi di RSUD DR Moewardi Surakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Total sampel pada penelitian ini berjumlah 30 pasien 15 pasien epilepsi di Poli Saraf dan 15 pasien non Epilepsi di Poli Umum RSUD DR Moewardi SUrakarta yang dipilih secara purposive sampling. Masing-masing responden mengisi (1) Formulir biodata dan informed consent, (2) Kuesioner Life Changes Index. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact dilanjutkan dengan penghitungan prevalence ratio. Analisis lanjutan kemudian dilakukan untuk pengearuh stresor psikososial terhadap kejadian epilepsi di RSUD DR Moewardi Surakarta. Data yang diperoleh diuji menggunakan uji KolmogorovSmirnov.
Hasil Penelitian :Untuk mengertahui stresor psikososial terhadap kejadian epilepsi di RSUD DR Moewardi Surakarta, digunakan uji Kolmogorov Smirnov dengan angka kemaknaan (α) = 0.05,  didapatkan adalah nilai (p) = 0.003. Uji Kolmogorov Smirnov sebagai pengganti uji Chi-sqoare.
Simpulan Penelitian : Berdasarkanpenelitian yang telahdilakukandapatdisimpulkanbahwastresorpsikososialmemilikipengaruhyang signifikanterhadapkejadianepilepsi di RSUD DR Moewardi Surakarta, di manadibuktikandengannilai p = 0,003.
Kata Kunci :Stresor psikososial, Epilepsi.
ABSTRACT
Background : Students of Medical Faculty often have a bad sleep quality due to their academical tasks during their study. The bad sleep quality has a role in the process of  arising of pain,  including  primary dysmenorrhea. This study aims to know the relationship between sleep quality and presence of primary dysmenorrhea on Medical Students of Sebelas Maret University.
Methods: This study is an analytical observational research with a cross sectional approach. The amount of the sample in this study is 88  students of Medical Faculty of Sebelas Maret University which was drawn based on purposive sampling technique. Each responden filled  (1) Biodata form and informed consent, (2) Questionaire about dysmenorrhea and its degree (3) Menstrual Symptom Questionaire (MSQ), and (4) Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The collected data were  analyzed using the Fisher’s Exact Test and then processed  with prevalence ratio calculation. Further analysis is then performed to determine the relationship between sleep quality and primary dysmenorrhea degree using Kolmogorov Smirnov Test.
Result : Using Fisher’s Exact Test with level of significance (α)= 0.05 , resulted the value of probability threshold (p) = 0.001. Based on the calculation, the value of prevalence ratio is 2.35 with  Confidence of Interval is  1.35 – 4.08 (PR = 2.35, CI = 1.35 – 4.08). For relationship between sleep quality and the degree of primary dysmennorhea, using Kolmogorov Smirnov Test with (α) = 0.05 obtained the value of (p) = 0.001
Conclusion :Statistically , there is a significant relationship between sleep quality and primary dysmenorrhea problem including its presence and degree on the medical students of  Sebelas Maret University Surakarta. Students with bad sleep quality have a risk of 2.35 times more to have primary dysmenorrhea than the ones with good sleep quality.
Keywords :Primary dysmenorrhea, sleep quality

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20151123_0001.pdf
1. Cover embry.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
Bab 6.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Agus Soedomo, dr, Sp.S(K)
2. Lukman Aryosetyo, dr.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran