ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui potensi objek wisataalam di Kabupaten Purworejo. (2) Mengetahui kekuatan dan kelemahan yangdimiliki objek wisata alam di Kabupaten Purworejo. (3) Mengetahui arahanpengembangan wisata alam di Kabupaten Purworejo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif denganpendekatan spasial. Populasi dalam penelitian ini adalah objek wisata alam diKabupaten Purworejo yang berjumlah 13 objek wisata alam. Sampel yangdigunakan untuk pemilihan objek wisata alam menggunakan teknik sensus danuntuk pengunjung menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah skoring dan analisis SWOT.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Potensi objekwisata alam di Kabupaten Purworejo dibagi menjadi 3 tingkat potensi yaitu objekwisata alam potensial, cukup potensial, dan kurang potensial. (2) Kekuatan ataukeunggulan objek wisata alam mayoritas hanya mencakup kebersihan karenamemang cenderung masih asri dan belum dikembangkan oleh pemerintah ataudinas terkait sedangkan kelemahan atau kekurangan objek wisata didominasi olehfaktor masih kurangnya daya tarik, sarana prasarana serta permasalahan aksesmenuju objek. (3) Arah pengembangan objek wisata alam di KabupatenPurworejo antara lain: Kelompok 1: menjadikan Pantai Jatimalang sebagai objekwisata utama, melakukan publikasi dan promosi, menambah sarana bermain,menambah trayek angkutan umum, membangun pemecah ombak, menambahdaya tarik berupa kesenian khas daerah, melakukan penghijauan sebagai peneduhdan menambah atraksi. Kelompok 2: menjadikan objek wisata alam GoaSeplawan sebagai objek wisata utama, menambah sarana prasarana, melakukanpromosi, memperbaiki akses jalan, memberi informasi dan petunjuk adanya objekwisata lain di dekat Goa Seplawan, membentuk desa wisata di Desa Donorejo danTlogoguwo. Kelompok 3: menjadikan Goa Gong sebagai objek wisata utama,membangun wahana bermain, membangun sarana dan prasarana, melakukanpromosi, meningkatkan pengawasan terhadap penyalahgunaan objek wisata.Kelompok 4: menjadikan Curug Muncar sebagai objek wisata utama, membangunwahana bermain sesuai topografi, membangun akses jalan yang lebih baik,melakukan promosi, melakukan reboisasi, menjadikan kawasan wisata sekaligussebagai kawasan konservasi.Kata kunci: Potensi, Objek wisata alam, PengembanganABSTRACTThe objectives of research were: (1) to find out the potential naturaltourist object in Purworejo Regency, (2) to find out the strength and the weaknessof natural tourist objects in Purworejo Regency, and (3) to find out the orientationof natural tourist object development in Purworejo Regency.This study employed a descriptive qualitative method with spatialapproach. The population of research was natural tourist object in Purworejo,consisting of 13 natural tourist objects. The sampling techniques used werecensus for selecting natural tourist object and accidental sampling for selectingvisitors. Techniques of collecting data used were observation, interview, anddocumentation. Techniques of analyzing data used were scoring and SWOTanalysis.Considering the result of research, the following conclusions could bedrawn. (1) Potential natural tourist object in Purworejo Regency was divided into3 levels: potential, potential enough and less potential tourist objects. (2) Thestrengths of natural tourist objects here majority included cleanliness onlybecause they were still chic and had not been developed yet by government orrelated service, while the weakness of it was still dominated with less appeal,limited infrastructure and the problem of access to the object. (3) Thedevelopment of natural tourist object in Purworejo Regency was oriented, amongothers, Group I: to making Jatimalang Beach to be main tourist object, makingpublication and promotion, increasing playing infrastructure, increasing publictransportation destination, constructing wave breaker, increasing appeal in theform of typical local art, reforestation as shelter, and increasing attraction.Group 2: making natural tourist object Seplawan Cave the main tourist object,increasing infrastructure, promoting, improving road access, informing andgiving clue about the presence of other tourist object near Goa Seplawan,creating tourist village in Donorejo and Tlogoguwo Villages. Group 3: makingGong Cave the main tourist object, building playground, constructinginfrastructure, promoting, improving supervision over tourist object misuse.Group 4: making Curug Muncar (Muncar Waterfall) the main tourist object,constructing playground according topography, building better road access,promoting, reforestation, and making the tourist area the conservation area all atonce.Keywords: Potential, Natural Tourist Object, Development