Penulis Utama : Danang Yulianto
NIM / NIP : S541208011
×

ABSTRAK
Latar Belakang: Upaya masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri dikenal dengan istilah self medication atau swamedikasi. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk penanggulangan secara cepat dan efektif keluhan yang tidak memerlukan konsultasi medis, mengurangi beban pelayanan kesehatan pada keterbatasan sumber daya dan tenaga, serta meningkatkan keterjangkauan pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang jauh dari puskesmas. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua terhadap swamedikasi obat demam pada anak-anak.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analisis Kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah warga dusun Cepor, Sendangtirto, Berbah, Sleman yang memiliki anak usia 1 sampai 12 tahun yang berjumlah 172 KK, dan diperoleh sampel sebanyak 62 KK. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan regresi logistik berganda.
Hasil: Berdasarkan analisis data diperoleh hasil regresi logistik terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara pengetahuan orang tua dengan swamedikasi obat demam pada anak-anak. Orang tua dengan tingkat pengetahuan tentang obat yang baik memiliki tingkat swamedikasi yang baik dan tinggi 28,464 x lebih besar daripada yang pengetahuan sedang atau kurang ( b= 28,464 ; CI 95% 3,087 sampai dengan 262,467; p = 0,003 (p<0,05)) dan tidak terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara sikap orang tua dengan swamedikasi obat demam pada anak-anak. Sikap orang tua yang tinggi mempunyai kemungkinan lebih tinggi 3,049 x lebih besar dari pada yang mempunyai sikap rendah (b= 3,049; CI 95% 0,320 sampai dengan 29,012; p = 0,332 (p>0,05)). Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,596 memiliki pengertian bahwa 59,6 persen swamedikasi obat demam pada anak-anak tidak dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel pengetahuan orang tua dan sikap orang tua, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Swamedikasi, Obat demam
ABSTRACT
Background: Community efforts to treat himself known as self medication or swamedikasi. Swamedikasi usually performed for rapid and effective response to complaints that do not require a medical consultation, reducing the burden on limited health care resources and personnel, as well as improving access to health care for people who are far from the clinic. Complaints and minor ailments that many experienced people, such as fever, pain, dizziness, cough, influenza, stomach ulcers, intestinal worms, diarrhea, skin diseases, and others. This study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of parents of drug swamedikasi fever in children.
Method: The design used in the research is analytical research with a cross-sectional approach. The population used in the research was all of the infant in Cepor, Sendangtirto, Berbah, Sleman who have children aged 1 years to 10 totaling 172 households, and obtained a sample of 62 households. Collecting data using a questionnaire and analyzed using multiple linear regression.
Results: Considering the result of research, data analysis results of logistic regression is a positive relationship and statistically significant between the knowledge of parents with drug swamedikasi fever in children. Parents with the level of knowledge of good medicine had good rate and high swamedikasi 28.464 x is greater than or less moderate knowledge (b = 28.464; 95% CI 3.087 to 262.467, p = 0.003 (p <0.05)) and there is a positive relationship and statistically significant between the attitudes of parents with drug swamedikasi fever in children. The attitude of parents have higher chances 3,049 x greater than that have low attitude (b = 3.049; 95% CI 0.320 to 29.012, p = 0.332 (p> 0.05)). Nagelkerke R Square value of 0.596 has the sense that 59.6 percent of drug swamedikasi fever in children is not influenced jointly by the variable parental knowledge and attitudes of parents, and the rest is influenced by other factors.
Keywords: Knowledge, Attitude, Swamedikasi, Drug fever

×
Penulis Utama : Danang Yulianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S541208011
Tahun : 2014
Judul : Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua dengan Swamedikasi Obat Demam pada Anak-Anak
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2014
Program Studi : S-2 Kedokteran Keluarga
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Kedokteran Keluarga-S541208011-2015
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. dr. AA. Soebiyanto, MS
2. Dr. Sariyatun, M.Pd, M.Hum
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.