Penulis Utama : Muhammad Jundi Fathurrahman
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M.0410042
Tahun : 2015
Judul : Produksi bioetanol dari jerami alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.) OLEH Aspergillus niger (L.) van Tieghem. DAN Saccharomyces cerevisiae Meyen
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. MIPA - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. MIPA Jur. Biologi-M.0410042-2015
Subyek : BIETANOL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauce.) merupakan gulma yang pertumbuhannya cepat. Untuk meminimalkan ancaman pertumbuhan gulma tersebut, pemanfaatan jerami alang-alang yang mengandung selulosa sebagai bahan baku produksi bioetanol perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui produksi kadar bioetanol yang dihasilkan dari jerami alang-alang dengan proses fermentasi menggunakan Aspergillus niger (L.) van Tieghem. dan Saccharomyces cerevisiae Meyen.
Penelitian ini terbagi atas dua tahap, yaitu pada tahap perombakan selulosa menjadi gula oleh A. niger menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan konsentrasi substrat fermentasi berupa jerami alang-alang sebagai perlakuan pertama yakni 5 g/100 ml 7,5 g/100 ml, dan 10 g/100 ml, dan waktu inkubasi yakni 0, 7 dan 10 hari. Setiap perlakuan dibuat 3 ulangan. Tahap kedua yaitu fermentasi gula menjadi alkohol oleh S. cerevisiae menggunakan rancangan percobaan yang sama dengan konsentrasi substrat fermentasi berupa jerami alang-alang sebagai perlakuan pertama yakni 5 g/100 ml, 7,5 g/100 ml, dan 10 g/100 ml, dan waktu inkubasi yakni 0, 3 dan 6 hari. Analisis kadar glukosa dilakukan dengan metode DNS (Dinitrosalicylic acid) dan analisis kadar bioetanol menggunakan metode berat jenis. Data hasil pengukuran kadar gula dan hasil produksi bioetanol jerami alang-alang yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi substrat. Apabila terdapat perbedaan yang nyata pada taraf pengujian 5 % (p< 0,05) dilakukan analisis lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Difference).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kadar bioetanol paling tinggi dihasilkan dari proses delignifikasi NaOCl 1% (b/v) dan NaOH 4% (b/v) substrat jerami alang-alang 10 g/100 mL dilanjutkan dengan fermentasi oleh A. niger selama 10 hari dan S. cerevisiae selama 6 hari yaitu sebanyak 0,59%.
Kata Kunci : Aspergillus niger (L.) van Tieghem. , bioetanol, Jerami Alang-alang (Imperata cylindrica (L.) Beauv.), Saccharomyces cerevisiae Meyen.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_0003.jpg
Jurnal Publikasi.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si
2. Tjahjadi Purwoko, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA