Penulis Utama : Anita Rahayu
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.231308001
Tahun : 2015
Judul : Strategi komunikasi pemasaran kota solo sebagai destinasi mice (Meeting, Incentive Trip, Conference, Exhibition)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Ilmu Komunikasi-S.231308001-2015
Subyek : KOMUNIKASI PEMASARAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Kota Solo sebagai destinasi MICE yang dilakukan oleh pemerintah kota beserta stakeholder pariwisata Solo dengan menggunakan model analisis SOSTAC+ 3Ms yang dipopulerkan oleh P.R. Smith (1999). Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam dan studi dokumen yang berupa arsip-arsip, laporan-laporan mengenai pemasaran wisata MICE, jurnal internasional mengenai pemasaran dan buku-buku perpustakaan. Dalam penelitian ini, data dianalisa dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif sedangkan Teknik validasi data menggunakan teknik trianggulasi sumber.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah kota Solo tidak menggunakan teori SOSTAC+3Ms dalam penyusunan perencanaan Strategi Komunikasi Pemasaran Kota Solo sebagai destinasi MICE. Namun demikian tahap-tahap dalam teori SOSTAC+3Ms tersebut terangkum dalam proses perencanaan , pelaksanaan dan pengontrolan strategi komunikasi pemasarannya, meskipun tidak dilakukan secara ketat.
Strategi komunikasi pemasaran Kota Solo sebagai destinasi MICE menekankan pada peningkatan penyelenggaraan event dan atraksi-atraksi seni budaya berskala nasional dan internasional secara rutin. Dalam pelaksanaan, komunikasi pemasaran yang dilakukan sejalan dengan elemen-elemen dalam konsep komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication) yang mempresentasikan bauran promosi berupa sales promotion, public relation, direct marketing, sponsorship, interactivemarketing, exhibition, spcial event, koleteral.
Koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah Kota dan sesama stakeholder dilakukan atas dasar sukarela demi mencapai tujuan untuk kepentingan bersama. Koordinasi ini merupakan kombinasi dari tipe koordinasi vertikal dan horizontal. Kordinasi vertikal meliputi arus komunikasi top-down dan buttom-up
Berdasarkan hasil penelitian ini maka implikasi teoritisnya adalah berdampak pada wacana baru bagi pemerintah kota bahwa teori SOSTAC+3Ms dapat membantu dalam perencanaan pengembangan dan pemasaran kota sebagai destinasi wisata MICE, dan bahwa dalam proses pelaksanaan pemasarannya dapat menggunakan gabungan konsep komunikasi pemasaran pariwisata (Kotler dkk, 2005) dan konsep pemasaran destinasi/wilayah/kota (Pike, 2008) yang melibatkan elemen-elemen komunikasi pemasaran terpadu. Implikasi praktisnya hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam strategi pemasaran pariwisata daerah khususnya wisata MICE.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_0008.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sri Hastjarjo, S.Sos, Ph.D
2. Drs.Ahmad Adib, M.Hum, Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana