Penulis Utama : Wuri Satiti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0410067
Tahun : 2015
Judul : Uji Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia Ekstrak Metanol Empat Variasi Umbi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam) dengan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Biologi-M0410067-2015
Subyek : UBI JALAR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat digunakan untuk mengatasi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas dengan cara melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas. Antioksidan eksogen dibutuhkan untuk mengatasi kekurangan antioksidan yang dihasilkan dari tubuh agar mampu mengatasi stress oksidatif. Beberapa variasi umbi jalar Ipomoea batatas (L.) Lam diduga menjadi salah satu sumber penghasil antioksidan yang baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara warna umbi dengan kadar antioksidan dari empat variasi umbi ubi jalar, menentukan umbi terpilih dari empat variasi umbi ubi jalar yang mempunyai aktivitas antioksidan ekstrak metanol tertinggi terhadap DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrayl) dan mengetahui profil fitokimia ekstrak metanol dari empat varietas umbi ubi jalar.
Umbi ubi jalar diekstraksi dengan pelarut metanol dan diuji aktivitas antioksidannya terhadap DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl). Penetapan kandungan fenolik total dengan menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteau. Selanjutnya ditentukan hubungan antara warna umbi dengan kadar antioksidan serta dilakukan skrining fitokimia dengan metode KLT untuk mendeteksi senyawa yang berperan sebagai antioksidan. Uji aktivitas antioksidan dan penetapan kandungan fenolik total dianalisis dengan Anava kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan 95 %, untuk profil fitokimia dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi ubi jalar ungu memiliki nilai ARP (Anti Radical Power) tertinggi sebesar 32.19 dan kandungan fenolik total tertinggi yaitu 92.74 μg/mL. Skrining fitokimia dengan uji KLT menunjukkan bahwa keempat variasi umbi ubi jalar mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan triterpenoid, dengan Rf masing-masing pada umbi ubi jalar putih 0.88, 0.61, 0.94, kuning Rf 0.94, 0.61, 0.94, orange Rf 0.94, 0.61, 1, dan ungu Rf 0.88, 0.61, 0.94.
Kata Kunci    : Variasi umbi ubi jalar, antioksidan, DPPH, kandungan fenolik, skrining fitokimia.
ABSTRACT
Antioxidant is a compound that can be used to cope oxidative damage caused by free radicals by completing the electron deficiency owned free radicals and inhibiting the chain reaction of free radical formation. Exogenous antioxidants needed to overcome the lack of antioxidants produced by the body to be able to cope oxidative stress. Some variation tubers Ipomoea batatas (L.) Lam thought to be one source of antioxidants that are good for health. This study aims to determine the relationship between the tuber color with antioxidant levels of the four variation of sweet potato tubers, tubers determine chosen from four variation of sweet potato tubers that have the highest antioxidant activity of the methanol extract against DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrayl), and to know the phytochemical profile of methanol extracts of four varieties of sweet potato tubers.
Sweet potato tubers were extracted by methanol and antioxidant activity tested against DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl). The determination of the phenolic content is by using the Folin-Ciocalteau reagent. Furthermore, it is determined the relationship between the color pigments with high levels of antioxidants and phytochemical screening by KLT method for detecting compounds that act as antioxidants. The antioxidant activity tested and determination of total phenolic contents were analyzed by Anova followed by DMRT at the level of 95%, for the phytochemical profiles were analyzed descriptively.
The research results showed that the purple sweet potato tubers have the highest ARP (Anti Radical Power) value of 32.19 and the highest total of the phenolic content of 92.74 mg/mL. Phytochemical screening by KLT test showed that the four variation of sweet potato tubers contain alkaloids, saponins, and triterpenoids, with Rf respectively on white sweet potato tubers 0.88, 0.61, 0.94, yellow Rf 0.94, 0.61, 0.94, orange Rf 0.94, 0.61, 1, and purple Rf 0.88, 0.61, 0.94.
Key Words    : Variation tuber sweet potato, antioxidant, DPPH, phenolic content, phytochemical screening

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20151207_0022.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Estu Retnaningtyas Nugraheni, S.TP., M.Si.
2. Siti Lusi Arum Sari, M. Biotech.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA