Penulis Utama : Atia Muhsen Eldulaa
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S941208017
Tahun : 2015
Judul : Road Rehabilitation and Maintenance Cost Analysis Caused by Overload of Benghazi Street in Misurata City
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Teknik Sipil-S941208017-2015
Subyek : ASPAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRACT
The study was conducted to investigate the influence of overloaded truck traffic on the pavement damage and its rehabilitation cost of Benghazi Street in Misurata city, Libya.  Evaluation of allocated rehabilitation cost also becomes concern of this study to determine the sufficiency of the cost. The objectives of this study are to know the influence of overloaded truck traffic towards the pavement damage; to know the overloaded truck traffic towards rehabilitation cost; and to evaluate sufficiency of the allocated rehabilitation cost based on the actual condition of the pavement rehabilitation needs.
Pavement Condition Index (PCI), Equivalent Standard Axle Loads (ESAL) factors calculation were carried out in this study. PCI determined to rate the pavement damage condition based on damage that found at Benghazi Street. ESAL of the traffic determined by AASHTO 1993 standard to get the damage factor due to axle loads. Further the evaluation of allocated rehabilitation cost was conducted based on the ESAL of the traffic by comparing the standard normal ESAL with the ESAL of overloaded truck traffic.
The PCI result determined the highest rate of the pavement condition was 71.0 and the lowest one was 6.0. It was retrieved from 21 segments along 2100 meters of Benghazi Street, 17 segments attained under 50 and it was only 3 segments attained above 50 value of PCI. The PCI of total area resumed the value of 31.5 which means a very poor pavement condition rate. In other result, ESAL of truck traffic attained up to 953,230 where the ESAL of normal load determined only 327,964. Ratio of both was 2.90 which mean overload ESAL 290% higher than normal one. The maintenance cost of normal ESAL determined 2.39 dinar Libya/ ESAL and it reached up to 2,276,030.28 dinar. The maintenance cost needs to be adjusted 65% more than allocated maintenance cost. It can be concluded that the maintenance cost for the next periods should be planned well based on the actual ESAL investigation so that it can be managed to suitable cost and sufficient service for safety and comfort of the user.
ABSTRAK
Kerusakan aspal karena lalu lintas truk yang berlebihan menjadi permasalahan yang cukup serius dalam perawatan aspal di berbagai Negara. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh lalu lintas truk terhadap kerusakan aspal dan biaya perbaikan di Jalan Benghazi, Misurata, Libya. Evaluasi anggaran dana perbaikan dan perawatan jalan juga menjadi tujuan utama dari penelitian ini. Hal tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan dana yang dianggarkan dengan yang sesungguhnya dibutuhkan.
Pavement Condition Index (PCI), Faktor Equivalent Standard Axle Loads (ESAL) di gunakan sebagai parameter dalam penelitian ini. PCI digunakan untuk mengevaluasi kerusakan jalan berdasarkan kerusakan yang nampak dipermukaan aspal. ESAL merupakan salah satu cara untuk mengetahui pengaruh tekanan as roda kendaraan pada kerusakan aspal di jalan. AASHTO 1993 digunakan sebagai standar untuk perhitungan ESAL dalam penelitian ini. Selanjutnya evaluasi aggaran dana untuk perbaikan jalan dilakukan berdasarkan nilai ESAL dengan membandingkan normal ESAL dan ESAL dari truk yang melalui jalan.
Hasil dari perhitungan PCI menunjukan bahwa nilai tertinggi PCI adalah 71.0 dan nilai terendahnya 6.1. perhitungan PCI tersebut didapatkan dari 21 area sepanjang 2100 meter jalan Benghazi. 17 area mendapatkan nilai dibawah 50 dan hanya 3 area mendapatkan nilai diatas 50. Sehingga didapatkan rerata keseluruhan area nilai PCI adalah 31.5 atau dengan kata lain kondisinya sangat buruk. Dari perhitungan ESAL, actual ESAL untuk lalu lintas truk mencapai 953,230 dimana normal ESAL hanya mencapai 327,964. Rasio keduanya mencapai 2.90 yang berarti bahwa ESAL truk 290% lebih besar dari normal ESAL. Dana rehabilitasi dan perawatan dianggarkan 2.39 dinar per ESAL sehingga untuk aggaran yang dibutuhkan berdasarkan ESAL truk yang sebenarnya mencapai 2,276,030.28 dinar. Anggaran yang telah dialokasikan perlu penyesuaian mencapai 65% dari bianya yang dianggarkan. Dapat disimpulkan bahwa anggaran perawatan untuk periode kedepan perlu disesuaikan berdasarkan predikisi ESAL sebenarnya dilapangan, sehingga didapatkan perwatan yang layak berdasarkan standard jalan dan memenuhi keamanan serta kenyamanan pengguna jalan

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20151207_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Ary Setyawan, M.Sc(Eng).,Ph.D.
2. Yusep Muslih P.,ST.,MT.,Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana