Penulis Utama : Fadhilah Rahmawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Analisis pencarian kerja di kalangan tenaga kerja terdidik di kota Surakarta tahun 2003 (Studi Kasus di kecamatan Jebres)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi-F.0199036-2004
Subyek : TENAGA KERJA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Masalah yang hendak dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah bagaimanakah karakteristik para pencari kerja di Kecamatan Jebres, bagaimanakah pengaruh antara variabel jenis kelamin, umur, pendidikan, asal SLTA, pendapatan rumah tangga dan jumlah pekerjaan terhadap lama mencari kerja, bagaimanakah proses pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan. Sehubungan dengan masalah tersebut diajukan hipotesis sebagai berikut. Diduga terdapat perbedaan antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan terhadap lama mencari kerja, diduga umur berpengaruh terhadap lama mencari kerja, diduga pendidikan berpengaruh terhadap lama mencari kerja, diduga terdapat perbedaan antara asal SLTA Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), diduga pendapatan rumah tangga berpengaruh terhadap lama mencari kerja, diduga terdapat perbedaan jumlah pekerjaan terhadap lama mencari kerja. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan data primer dan teknik penarikan sampel adalah cluster sampling. Responden adalah masyarakat di Kecamatan jebres yang diwakili oleh Kelurahan Jebres dan Kelurahan Mojosongo yang berpendidikan minimal SLTA. Untuk mengolah data digunakan metode analisis regresi linear berganda dengan variabel dummy, uji t., uji F, uji R dan uji asumsi klasik Hasil Analisis menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap lama mencari kerja. Sedangkan, variabel umur, variabel pendidikan, variabel asal SLTA, variabel pendapatan rumah tangga dan variabel jumlah pekerjaan memiliki pengaruh terhadap lama mencari kerja dengan pola pengaruh yang positif. Artinya, semakin meningkatnya umur, pendidikan, dan pendapatan rumah tangga akan meningkatkan lama mencari kerja, dan terdapat perbedaan antara asal SLTA yaitu Umum dan Kejuruan, jumlah pekerjaan yaitu pencari kerja yang belum bekerja dan bekerja satu kali dengan pencari kerja yang bekerja lebih dari satu kali, terhadap lama mencari kerja. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini dikemukakan beberapa saran dalam upaya untuk menangani masalah ketenagakerjaan yang terjadi di Indonesia pada umumnya dan di Kota Surakarta pada khususnya mengenai masalah pencarian kerja di kalangan tenaga kerja terdidik, antara lain pertama, kepada pencari kerja untuk lebih aktif dalam mencari informasi tentang lowongan pekerjaan yang mungkin dimasuki dan membekali dirinya dengan keahlian khusus yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dilamar. Kedua, kepada persahaan/instansi untuk tidak membedakan jenis kelamin antara pencari kerja laki-laki dan perempuan agar terdapat kesempatan yang sama antara pencari kerja laki-laki dan perempuan, kecuali untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan kualifikasi jenis jabatan tertentu. Ketiga, kepada pencari kerja diharapkan untuk melanjutkan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi, misalnya strata dua atau strata tiga karena lulusan dalam jenjang pendidikan ini masih banyak dibutuhkan dalam pasar kerja. Disamping itu pencari kerja mencoba untuk bekerja dalam sektor informal. Keempat, melakukan pembenahan terhadap lembaga pendidikan terutama yang berkaitan dengan tuntutan pasar. Kepada pembuat kebijakan terutama dalam bidang pendidikan agar memberikan perhatian terhadap proses dan hasil pendidikan agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga dapat lebih diterima oleh dunia kerja. Kelima, kepada pemerintah perlu menyusun dan melaksanakan program yang dapat mengembangkan kemampuan profesional tenaga kerja terdidik. Disamping itu perlu digalakkan kepada masyarakat dan dunia usaha untuk membentuk pusat-pusat pelatihan ketenagakerjaan. Keenam, kepada perusahaan untuk memberikan informasi yang cukup tentang lapangan pekerjaan dan kepada pemerintah perlu memberikan bantuan modal terutama untuk sektor informal agar dapat mengurangi pengangguran tenaga kerja terdidik. Ketujuh, kepada pencari kerja yang sudah bekerja untuk tidak mencoba melamar pekerjaan lagi karena akan semakin menambah saingan bagi pencari kerja yang lain. Kepada pemerintah perlu memperluas lapangan kerja yang bersifat padat karya agar dapat menampung para pencari kerja.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Microsoft Word - Bab I .pdf
Microsoft Word - Bab II.pdf
Microsoft Word - Bab III.pdf
Microsoft Word - Bab IV.pdf
Microsoft Word - Bab V.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis