Penulis Utama : Beata Dinda Seruni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012042
Tahun : 2015
Judul : Perbedaan Skor Pasien Osteoartritis Antara Sebelum dan Sesudah Terapi Ir dan Tens Berdasarkan Li (Lequesne Index) dan Womac (Western Ontario And Mcmaster Universities Osteoarthritis Index)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Kedokteran Jur. Psikologi - G0012042 - 2015
Subyek : OSTEOARTRITIS (OA)
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Beata Dinda Seruni, G0012042, 2015. Perbedaan Skor Pasien Osteoartritis antara Sebelum dan Sesudah Terapi IR dan TENS Berdasarkan LI (Lequesne Index) dan WOMAC (Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index). Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif dengan progresifitas yang lambat, bersifat kronis, serta menyebabkan dampak yang besar pada kesehatan masyarakat. Terapi modalitas yang diberikan dapat berupa Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan pemanasan sinar Infra Red (IR). Kuesioner yang paling banyak digunakan dan dianjurkan untuk pengukuran serta uji klinis OA ialah LI dan WOMAC.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor pasien OA antara sebelum dan sesudah terapi IR dan TENS berdasarkan LI dan WOMAC

Metode: Penelitian ini bersifat eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan metode the pre- and posttest without control design. Dalam penelitian ini, terdapat variabel perancu yang tidak dapat dikendalikan, yaitu aktivitas fisik, IMT, gaya hidup, dan penggunaan analgesik atau steroid. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel merupakan 30 pasien rawat jalan OA Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Data diambil sebelum dan sesudah dilakukan 1 sesi terapi (4 kali terapi) IR dan TENS dengan kuesioner LI dan WOMAC. Distribusi data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Saphiro-Wilk. Bila distribusi data normal, dianalisis dengan uji t-berpasangan, sedangkan bila tidak normal, dianalisis dengan uji Wilcoxon. 

Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna skor pasien OA antara sebelum dan sesudah terapi IR dan TENS berdasarkan LI dan WOMAC, baik secara keseluruhan total skor maupun dari masing-masing indikator, yaitu nyeri, jarak yang ditempuh, daily activity life, dan kekakuan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p = 0,000 yang berarti p < 0,05. Nilai IK 95% pretest LI-posttest LI adalah antara 2,21664 sampai 3,15836. Sedangkan Nilai IK 95% pretest WOMAC-posttest WOMAC adalah  antara 1,12331 sampai 1,35101.

Simpulan: Terapi IR dan TENS efektif dalam mengurangi rasa nyeri, meningkatkan jarak yang ditempuh, memperbaiki daily activity life, dan mengurangi kekakuan. 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Cover.pdf
3. Bab I.pdf
4. BAB II.pdf
5. BAB III.pdf
6. BAB IV.pdf
7. BAB V.pdf
8. BAB VI.pdf
IMG_20151230_105712.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Desy Kurniawati Tandiyo, dr., Sp. KFR
2. Fikar Arsyad Hakim, dr
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran