Penulis Utama : Ika Mar’atul Kumala
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012094
Tahun : 2015
Judul : Perbandingan Kualitas Hidup Antara Pasien Rinosinusitis Kronis Tipe Dentogen dan Tipe Rinogen di Rumah Sakit Se-Eks Karesidenan Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Kedokteran Jur. Psikologi - G0012094 - 2015
Subyek : KUALITAS HIDUP
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK


Ika Mar’atul Kumala, G0012094, 2015. Perbandingan Kualitas Hidup antara Pasien Rinosinusitis Kronis Tipe Dentogen dan Tipe Rinogen di Rumah Sakit se-Eks Karesidenan Surakarta. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Latar Belakang : Rinosinusitis kronis merupakan inflamasi pada mukosa hidung dan sinus yang berlangsung lebih dari 12 minggu. Berbagai gejala yang muncul akan berpotensi menyebabkan penurunan kualitas hidup penderitanya. Berdasarkan penyebabnya, rinosinusitis kronis dibedakan menjadi tipe dentogen dan tipe rinogen. Masing-masing memiliki kecenderungan gejala yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor kualitas hidup pada rinosinusitis kronis tipe dentogen dan tipe rinogen berdasarkan gejala yang terjadi pada kedua kelompok.

Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 14 pasien rinosinusitis kronis dentogen dan 14 pasien rinosinusitis rinogen yang diambil dengan metode consecutive sampling di Poliklinik THT RSUD Moewardi, RSUD Karanganyar, RSUD Boyolali, dan RSUD Wonogiri. Diagnosis pasien berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, rontgen panoramic (untuk pasien yang terindikasi infeksi gigi), dan skin prick test. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner SNOT-20. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan dan uji Mann-Whitney.

Hasil Penelitian : Didapatkan rata-rata skor SNOT-20 pada tipe rinogen lebih tinggi daripada tipe dentogen. Nilai p sebesar 0,214 pada analisis perbedaan skor total SNOT-20 menggunakan uji Mann-Whitney, menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai p > 0,5 atau perbedaan tidak bermakna juga didapatkan pada skor domain hidung (p = 0,261), telinga dan wajah (p = 0,229), gangguan tidur (p = 0,487), dan psikososial (p = 0,539) menggunakan uji t tidak berpasangan.

Simpulan : Rata-rata skor kualitas hidup pada kelompok rinogen lebih buruk daripada kelompok dentogen, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
1. Cover dan Kelengkapan.pdf
2. BAB I.pdf
3. BAB II.pdf
5. BAB IV.pdf
7. BAB VI.pdf
IMG_20151230_142211.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Putu Wijaya K, dr, SpTHT-KL
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran