Penulis Utama : Fadhli Rahman
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012073
Tahun : 2015
Judul : Efek Nefroprotektor Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Terhadap Kerusakan Histologis Nefron Mencit (Mus musculus L.) yang Diinduksi Parasetamol
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G0012073-2015
Subyek : EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Latar Belakang: Daun kelor memiliki banyak kandungan senyawa yang memiliki potensi sebagai antioksidan sehingga dapat melindungi ginjal dari kerusakan akibat radikal bebas.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek nefroprotektor ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap kerusakan histologis nefron mencit (Mus muculus L.) yang diinduksi parasetamol serta mengetahui pengaruh peningkatan dosis ekstrak terhadap efek nefroprotektor yang ditimbulkan.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan rancangan the post-test only control group design. Sampel berupa 35 ekor mencit (Mus musculus L.) jantan dengan galur Swiss webster, berusia 2-3 bulan, dan berat badan + 20 gram. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Sampel dibagi dalam 5 kelompok secara random, masing-masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Kelompok terdiri dari Kelompok Normal (KN), Kelompok Kontrol negatif (KK (-)), Kelompok Perlakuan pertama (KP 1), Kelompok Perlakuan kedua (KP 2), dan Kelompok Perlakuan ketiga (KP 3). Ekstrak etanol daun kelor dengan dosis 4 mg, 8 mg, dan 16 mg diberikan masing-masing untuk KP 1, KP 2, dan KP 3 selama 14 hari. Dosis toksik parasetamol (6 mg) diberikan pada hari ke-13 dan 14. Pada hari ke-15 dilakukan neck dislocation kemudian ginjal mencit dibuat preparat dengan metode Blok Parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin. Derajat kerusakan akibat parasetamol dinilai berdasarkan total kerusakan inti berupa piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA (α = 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Multiple Comparison dengan metode LSD (α = 0,05).
Hasil Penelitian:Hasil pengamatan jumlah kerusakan sel pada KN, KK (-), KP 1, KP 2, dan KP 3 berturut-turut 7,40 +1,350; 34,00 + 1,491; 25,90 + 1,370; 22,60 +2,336; 18,50 + 2,667 sel. Hasil uji One-Way ANOVA dan LSD menunjukkan p = 0,000 (p < α). Hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kerusakan ginjal antara kelompok.
Simpulan: Ekstrak etanol daun kelor memiliki efek nefroprotektor terhadap kerusakan histologis ginjal mencit yang diinduksi parasetamol secara dan terjadi peningkatan efek seiring dengan meningkatnya dosis yang diberikan.
Kata Kunci: Ekstrak etanol daun kelor, parasetamol, nefron, mencit
ABSTRACT
Background: Kelor leaves contains various potential antioxidants substances those are able to protect the kidney from free radical-induced damage. The aim to this research is evaluating the nephroprotective effect of ethanolic leaf extract of kelor (Moringa oleifera Lam.) on histological structure damage of mice’s (Mus musculus L.) nephron induced by paracetamol and the dose dependent of this extract.
Methods: This research was a laboratory based experiment with the post-test only control group design. Samples were 35 male Swiss webster mice, aged 2-3 months old and + 20 gr of each weight. Consecutive sampling was used on this research. Samples were randomly divided into 5 groups, each group has seven mice. Groups were Normal Group (KN), negative Control Group (KK (-)), First Treatment Group (KP 1), Second Treatment Group (KP 2), and Third Treatment Group (KP 3). A gradual dose (4 mg, 8 mg, and 16 mg) of ethanolic leaf extract of kelor was given daily to KP 1, KP 2, and KP 3 for 14 days. A toxic dose (6 mg) of paracetamol was given on day 13th and 14th. On the day 15th, neck dislocation was done and preparation was made by Paraffin Block technique with Hematoxylin Eosin (HE) stain. The degree of damage due to the paracetamol was based on summation of the amount of pyknosis, karyorrhexis, and karyolysis nucleus. Data was analyzed using One-Way ANOVA test (α = 0.05), followed by Post Hoc Multiple Comparison with LSD method (α = 0.05).
Results:Total of damaged cell for KN, KK (-), KP 1, KP 2, and KP 3 were 7,40 + 1,350; 34,00 + 1,491; 25,90 + 1,370; 22,60 + 2,336; 18,50 + 2,667 cell. The One-Way ANOVA and LSD test result is p = 0.000 (p < α), which showed significant differences in the kidney damage between each group.
Conclusions: Ethanolic leaf extract of kelor has nephroprotective effect on histological structure damage of mice’s  nephron that were induced by paracetamol in a dose-dependent manner.
Keyword: Ethanolic leaf extract of kelor, paracetamol, nephron, mice

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Skripsi Cover.pdf
Skripsi Bab 1.pdf
Skripsi Bab 2.pdf
Skripsi Bab 3.pdf
Skripsi Bab 4.pdf
Skripsi Bab 5.pdf
Skripsi Bab 6.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Siti Ma'rufah, M.Sc.,Apt
2. Muthmainah, dr., M.Kes.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran