Penulis Utama : Riski Isminar Ardianti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Analisis keragaan sektor ekonomi primer kabupaten Madiun sebelum dan selama otonomi daerah periode 1997-2007
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2009
Kolasi : xvii, 100 hal.
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Ekonomi Pembangunan-F.1105023-2009
Subyek : EKONOMI PRIMER
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK ANALISIS KERAGAAN SEKTOR EKONOMI PRIMER KABUPATEN MADIUN SEBELUM DAN SELAMA OTONOMI DAERAH PERIODE 1997-2007 RISKI ISMINAR ARDIANTI F1105023 Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui posisi perekonomian sektor ekonomi primer, sektor basis serta sektor potensial di Kabupaten Madiun khususnya sektor primer sehingga mampu memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian serta kinerja pembangunan di Kabupaten Madiun, supaya pemerintah daerah mampu menggali lebih jauh potensi ekonomi di sektor ekonomi primer untuk dapat dikembangkan. Penelitian ini menggunakan data sekunder, berasal dari buku yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Madiun pada periode 1997-2007. Dengan pembagian tahun 1997-2000 menggunakan tahun dasar 1993 dan pada tahun 2001-2007 menggunakan tahun dasar 2000. Dalam penelitian ini digunakan analisis laju pertumbuhan, matrik potensi daerah, analisis Location Quotient, analisis shift share dan analisis overlay. Hasil analisis berdasarkan PDRB sektor primer, dapat disimpulkan dengan menggunakan perhitungan laju pertumbuhan diketahui dengan harga konstan 1993, pertumbuhan positif dialami sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan; sub sektor perikanan serta sektor pertambangan dan penggalian. Sedangkan atas dasar tahun 2000 seluruh sektor primer mengalami pertumbuhan positif. Berdasarkan matrik potensi daerah, diketahui sebelum otonomi daerah sektor yang potensial adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan. Selama otonomi daerah sektor yang potensial adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan. Berdasarkan analisis Location Quotient diketahui pada masa sebelum otonomi daerah yang menjadi sektor basis adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan, sub sektor peternakan dan sub sektor kehutanan. Sedangkan selama otonomi daerah yang menjadi sektor basis adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan dan sub sektor kehutanan. Berdasarkan analisis shift-share dapat diketahui pada masa sebelum dan selama berlangsungnya otonomi daerah tidak berbeda, pengaruh pertumbuhan proporsional menyebabkan menurunnya PDRB sektor primer di Kabupaten Madiun. Sedangkan Pertumbuhan ekonomi nasional dan pertumbuhan daya saing mempengaruhi pertumbuhan PDRB sektor primer. Berdasarkan analisis overlay sebelum otonomi daerah sektor yang potensial dialami sektor pertanian dengan sub sektor perikanan, sub sektor tanaman bahan makanan, sub sektor peternakan. Sedangkan selama otonomi daerah, sektor yang pertumbuhannya tinggi adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanaman bahan makanan dan sub sektor perikanan dengan sub sektor kehutanan sebagai prioritas.Berdasarkan hasil penelitian, saran kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun adalah:(1).Sektor ekonomi primer yang menjadi sektor potensial tetap dipertahankan agar dapat merangsang sektor ekonomi primer yang berkembang. (2).Pemerintah daerah lebih memperhatikan komoditas basis yang memiliki komoditas ekspor tanpa mengabaikan pembangunan sektor dan sub sektor prioritas primer lainnya. (3).Mengoptimalkan peranan sektor ekonomi primer dengan identifikasi komoditas masing-masing sektor primer agar tepat sasaran dan tepat guna.(4).Pemerintah daerah melakukan modernisasi pertanian. Kata kunci: Sektor primer, PDRB harga konstan, matrik potensi daerah, Location quotient, Shift-share, Overlay
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sumardi, SE
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis