Penulis Utama : Lichte Christian Purbono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012115
Tahun : 2015
Judul : Perbedaan Tingkat Depresi Pasien PPOK Tipe Bronkitis Kronis dengan Emfisema di BBKPM Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G0012115-2015
Subyek : DEPRESI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Latar Belakang : Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran pernapasan yang terdiri dari bronkitis kronis dan emfisema. Pada negara berkembang, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara. Seringkali Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) tidak diperhatikan mengenai kemungkinan adanya penyakit psikiatrik seperti depresi. Padahal Depresi merupakan gangguan mood yang seharusnya mendapatkan tatalaksana adekuat agar dapat memperbaiki kondisi fisik pasien. Perbedaan Tingkat Depresi pada bronkitis kronis maupun emfisema belum dapat dipastikan oleh karena keterbatasan referensi mengenai perbedaan depresi yang terjadi pada masing – masing penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat depresi pasien PPOK tipe bronkitis kronis dengan emfisema di BBKPM Surakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di BBKPM Surakarta pada bulan April – November 2015. Subjek penelitian adalah pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang berada di BBKPM Surakarta dan yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi yang telah ditentukan oleh peneliti. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Besar sampel penelitian ini adalah 50 subjek. Data diperoleh dari kuesioner data pribadi dan instrumen penelitian Hamilton Rating Scale of Depression (HRSD) yang diisi oleh peneliti. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t tidak berpasangan.
Hasil Penelitian : Hasil uji beda mean antara bronkitis kronis dengan emfisema berturut-turut adalah 10.93 ( + SD 5.312) dan 20.68 ( + SD 4.433). Hal ini menunjukan bahwa pada emfisema tingkat depresi lebih tinggi dibandingkan bronkitis kronis. Pada hasil uji independent t test didapatkan nilai signifikansi 0.000 atau probabilitas di bawah 0.05 (p<0.05) yang menunjukan bahwa tingkat depresi pasien PPOK tipe Bronkitis Kronis lebih rendah secara sangat bermakna dibandingkan Emfisema.
Simpulan : Terdapat perbedaan tingkat depresi yang sangat bermakna pada pasien PPOK tipe Bronkitis Kronis dengan Emfisema di BBKPM Surakarta, dimana pada pasien emfisema tingkat depresi lebih besar.
Kata kunci : PPOK, depresi, Hamilton Rating Scale for Depression (HRSD)
ABSTRACT
Background : Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a chronic inflammatory disorder of airways and becomes health problem in developing countries. Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is divided into chronic bronchitis and emphysema. Depression is one of Psychiatric disorders that often undiagnosed and not well treated in a patient with organic disorder such as COPD, whereas a depression in COPD patient needs to be cured to increase patient’s physical condition. The difference of depression’s stage between this two types of COPD is not well described due to the lack of literature. The aim of this study is to know the difference of depression’s stage between chronic bronchitis and emphysema in BBKPM Surakarta.
Methods : This study was analytical observational study with cross sectional design. The study was conducted in BBKPM Surakarta from April to November 2015. The subject of this research was Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) patients in BBKPM Surakarta who met inclusion and exclusion criteria determined by the researcher. Sampling technique used in this study was purposive sampling method. The total sample of the study was 50 patients. Data consists of self information and Hamilton Rating Scale of Depression’s instrument filled by the researcher. Collected data was then analyzed with independent t test.
Results : The mean score of depression between chronic bronchitis and emphysema were 10.93 ( + SD 5.312) and 20.68 ( + SD 4.433). This result shows that the depression’s stage in emphysema was higher than chronic bronchitis. The result of independent t test show that significancy was 0.000 or probability under 0.05 (p<0.05). This result explain that there was significant difference of Depression’s stage between chronic bronchitis and emphysema.
Conclusions: This study shows that there was difference of Depression’s Stage between Chronic Bronchitis and Emphysema in BBKPM Surakarta, the result show that the depression’s stage was higher in emphysema.
Keywords : Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), depression, Hamilton Rating Scale of Depression (HRSD).

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Scan.pdf
judul skripsi lichte fixed.pdf
BAB 1 fixed.pdf
BAB 2 fixed.pdf
BAB 3 fixed.pdf
BAB 4 fixed.pdf
BAB 5 fixed.pdf
BAB 6 fixed.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. I.G.B. Indro Nugroho, dr., Sp.KJ
2. Sarsono, Drs., M.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran