Penulis Utama : Ari Maya Halimatusyadiah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0211009
Tahun : 2015
Judul : Identifikasi Potensi Lempung sebagai Bahan Baku Keramik Menggunakan Metode Geolistrik dengan Konfigurasi Wenner-Schlumberger
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Pendidikan Sains-M0211009-2015
Subyek : POTENSI LEMPUNG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Identifikasi potensi lempung sebagai bahan baku keramik telah dilakukan di desa Lalung, Kabupaten Karanganyar dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger. Akuisisi data dilakukan pada 3 lintasan dengan jarak antar elektroda potensial ialah 3 meter dan faktor pengali elektroda arus (n) ialah 1, 2 dan 3. Data yang didapatkan dari akuisisi data dalam bentuk resistivitas semu diolah dengan software RES2DINV untuk pemodelan dua dimensi dan divisualisasi dalam bentuk tiga dimensi menggunakan software Voxler 3. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa lempung batuan terletak pada kedalaman 0-4 meter, lempung lias tersisipkan pada lapisan dengan range kedalaman 2-5 meter dan lempung pasiran terletak pada kedalaman 5 meter ke bawah. Ketiga jenis lempung tersebut ditemukan pada semua lintasan, kecuali pada lintasan 3 tidak ditemukannya lempung lias. Kemudian, sampel yang diuji menggunakan Atterberg Limit dan Grain Size menunjukkan bahwa lempung non-organik dengan plastisitas tinggi sebesar 29,70% dan terdiri dari kandungan gravel, pasir, dan lanau.
Kata kunci : Atterberg limit, grain size, lempung, tahanan jenis, Wenner-Schlumberger
ABSTRACT
Identification of clay potential as ceramic raw material has been done in Lalung, Kabupaten Karanganyar using geoelectric resisitivity method Wenner-Schlumberger array. Data acquisition  was done on 3 lines with the spacing between the potential electrodes pair is 3 and “n” factor consisted 3. Data obtained by acquisition in apparent resistivity was processed by RES2DINV for 2 dimension-modellling and was visualized in 3 dimension by Voxler 3. The interpretation’s result showed boulder clay that is on the depth of 0-4 meters, lias clay that is inserted on the dept of 2-5 meters and clayey sand that is on the depth of 5 meter below. These clays is founded on every lines, exception for line 3 wasn’t found lias clay. Then, the sample tested using Atterberg Limit and Grain Size testing showed that inorganic clay with high plasticity 29,70% and the other containing of  gravel, sand, and silt.
Keywords: Atterberg limit, clay, grain size, resisitivity, Wenner-Schlumberger

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Scan_2.pdf
depan_1.pdf
bab1_1.pdf
bab2_1.pdf
bab3_1.pdf
bab4_1.pdf
bab5_1.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Budi Legowo, S.Si., M.Si.
2. Sorja Koesuma, S.Si., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA