Penulis Utama : Nurfaoziah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K.6410047
Tahun : 2015
Judul : Resistensi laki – laki terhadap cerai gugat perempuan buruh dalam prespektif kewarganegaraan sebagai pengembangan bahan ajar ppkn mengenai perlindungan dan penegakan hukum (Studi Kasus di Pengadilan Agama Slawi, Kabupaten Tegal)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-K.6410047-2015
Subyek : RESISTENSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bentuk resistensi laki-laki dalam cerai gugat perempuan buruh, (2) Perspektif Kewarganegaraan terhadap resistensi laki-laki pada cerai gugat perempuan buruh, (3) Pengembangan bahan ajar Penegakan dan Perlindungan Hukum pada kompetensi dasar menganalisis perlindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Kelas XI Sekolah Menengah Atas dalam konteks cerai gugat perempuan buruh.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, tempat, peristiwa dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian adalah dengan wawancara, observasi, serta analisis dokumen. Guna memperoleh validitas data digunakan trianggulasi data. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Sajian data, (4) Pengambilan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Tahapan persiapan, (2) Tahapan pengumpulan data, (3) Tahap analisis data, (4) Tahap penyususnan laporan penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Bentuk resistensi laki-laki terhadap cerai gugat perempuan buruh dengan memperlambat proses cerai secara tidak langsung pada saat proses persidangan laki-laki yaitu: a) menyangkal alasan cerai gugat dan b) memberikan fakta-fakta berbeda dengan perempuan buruh(2) Hak laki-laki dalam memperoleh fakta penyebab cerai gugat dalam persidangan bahwa telah terjadi pengaburan fakta tentang faktor ekonomi sebagai penyebab cerai gugat (3) Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai pengembangan bahan ajar berupa studi kasus dalam materi pembelajaran Perlindungan dan Penegakan Hukum pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Kejuruan pada semester genap.
Kata kunci: resistensi, laki-laki, cerai gugat perempuan buruh, hak

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_20151224_0011.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Machmud Al Rasyid, S.H., M.Si
2. Moh. Muhtarom., S.Ag., M.S.I
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP