Penulis Utama : Rika Nafi’ Damayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Sintesis dan karakterisasi kompleks Triaquatrisulfanilamidnikel(II)Sulfat.nHidrat (n = 0, 1, atau 2) dan Triaquatrisulfisoksazolnikel(II)Sulfat.nHidrat (n = 0, 1, 2, atau 3)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2005
Kolasi : xix, 63 hal.
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Kimia-M.0300009-2005
Subyek : SINTESIS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Kompleks nikel(II) dengan sulfanilamid (sfl) dan sulfisoksazol (sfs) telah disintesis dengan perbandingan mol logam dan mol ligan 1 : 6 dalam metanol dan etanol. Formula kompleks yang diperkirakan dari analisis kadar Ni dalam kompleks dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) adalah Ni(Sfl)3(SO4). (H2O)n (n = 1, 2, 3, 4, atau 5) dan Ni(Sfs)3(SO4)(H2O)n (n = 1, 2, 3, 4, 5, atau 6). Perbandingan muatan kation dan anion diperkirakan dari pengukuran daya hantar listrik dengan konduktivitimeter menunjukkan perbandingan muatan kation : anion = 1 : 1. Analisis thermal dengan Differential Thermal Analyser (DTA) mengindikasikan adanya H2O dalam kompleks, dengan demikian formula kompleks yang mungkin adalah [Ni(Sfl)3(H2O)3](SO4).nH2O (n = 0, 1, atau 2) dan [Ni(Sfs)3(H2O)3](SO4).nH2O (n = 0, 1, 2 atau 3). Data spektra IR menunjukkan pergeseran serapan gugus fungsi N-H primer yang mengindikasikan gugus fungsi tersebut terkoordinasi pada atom pusat Ni2+. Pengukuran momen magnet dengan Magnetic Susceptibility Balance (MSB) menunjukkan bahwa kedua kompleks bersifat paramagnetik dengan μeff = 2,70 – 3,08 BM.. Pengukuran spektra UV-Vis dalam metanol menunjukkan adanya pergeseran serapan λmaks dari 400,00 nm dan 685,0 nm untuk NiSO4.6H2O, menjadi 396,0 nm dan 675,0 nm untuk Ni-sulfanilamid serta pada 395,0 nm dan 675,0 nm untuk Ni-sulfisoksazol. Puncak tersebut menunjukkan transisi 3A2g  3T1g (F) (2) dan 3A2g  3T2g (F) (3), puncak transisi 3A2g  3T1g (P) (1) yang tidak tampak mengindikasikan harga 10 Dq (Δ0) sebesar 108,743 kJ/mol untuk kompleks Ni-sulfanilamid dan 109,018 kJ/mol untuk kompleks Ni-sulfisoksazol. Sistem kristal kompleks diperkirakan dengan cara membandingkan tiga puncak serapan terkuat kompleks Ni-sulfanilamid dan Ni-sulfisoksazol dengan data Joint Committee Powder on Difraction Standards (JCPDS) berbagai senyawa. Diperkirakan sistem kristal kompleks Ni-sulfanilamid adalah triklinik, sedangkan sistem kristal kompleks Ni-sulfisoksazol adalah monoklinik. Struktur kedua kompleks diperkirakan oktahedral.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Bab I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
Bab IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sentot Budi Rahardjo, Ph.D
2. Sayekti Wahyuningsih, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA