Penulis Utama : Yulita Sari Sulistyaningsih
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M.0409069
Tahun : 2016
Judul : Efek pemberian ekstrak etanol daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap fetus mencit (Mus musculus)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. MIPA - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-F. MIPA Jur. Biologi-M.0409069-2016
Subyek : DAUN SIRIH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Sirih (Piper betle L.) secara empirik banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hasil uji fitokimia ekstrak etanol daun sirih mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenol, dan steroid. Senyawa tersebut mempunyai bermacam-macam efek, yaitu sebagai antitumor, immunostimulan, antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, antifungi, antihepatotoksik, dan antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan dan perkembangan fetus mencit(Mus musculus).
Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol 70% daun sirih dan20 mencit sebagai hewan uji. Mencit dibagai dalam4 kelompok, 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Pada kelompok kontrol (K) mencit diberi aquades dan pada kelompok perlakuan mencit diberi ekstrak etanol daun sirih dengan dosis yang berbeda: 10, 30, dan 50mg/kgBB/hari. Perlakuan diberikan pada periode organogenesis (hari ke-7 sampai ke-18 kebuntingan). Fetus dikeluarkan dengan cara bedah sesar pada hari ke-19 kebuntingan. Untuk parameter eksternalyang diukur meliputi:berat dan panjang fetus, jumlah kematian, jumlah resorpsi, serta struktur morfologi fetus. Untuk parameter internal yang diamati meliputi: bentuk tulang dan hasilproses penulangan fetus.Data kuantitatif dianalisis dengan Analisis Varians yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sirih pada dosis 10 mg/kgBB dapat menambah berat dan panjang fetus. Ekstrak sirih yang diberikan pada dosis 50 mg/kgBB menyebabkan paling banyak resorpsi. Sedangkan pada dosis 30 mg/kgBB memiliki jumlah janin yang hidup paling banyak dibandingkan dengan dosis 10 mg/kgBB dan 50 mg/kgBB. Secara morfologi tidak terlihat adanya kelainan kongenital, setiap fetus memiliki organ yang lengkap seperti mata, telinga, jumlah jari. Hasil proses penulangan dari kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan terlihat tidak ada kelainan.
Kata Kunci: ekstrak etanol daun sirih, fetus mencit (Mus musculus), flavonoid.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_20160218_0018.jpg
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Marti Harini, M.Si
2. Dra. Hj. Noor Soesanti H, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA