Penulis Utama : Endang Saputri Df
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0209029
Tahun : 2015
Judul : Peran Komunitas Wirausaha Muda Surakarta (WMS) sebagai Wahana Komunikasi Bisnis
Edisi :
Imprint : Surakarta - FISIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FISIP Jur. Ilmu Komunikasi-D0209029-2015
Subyek : KOMUNIKASI WIRAUSAHA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan kenyataan bahwa Kota Solo merupakan salah satu kota dimana kegiatan perekonomiannya tidak pernah mati. Hal ini membuat tumbuhnya komunitas-komunitas kecil seiring dengan menjamurnya semangat membuka usaha di Kota Solo. Salah satu komunitas usaha yang muncul adalah Wirausaha Muda Surakarta (WMS). Melalui komunitas WMS, perkenalan dengan pebisnis lain baik dari bidang sejenis maupun dari bisnis lain akan memperkaya wawasan bisnis. Pada setiap kesempatan bertemu, akan ada informasi  baru  yang  dapat digunakan dalam memajukan bisnis. Kegiatan bisnis tidak jauh dari komunikasi karena didalamnya banyak digunakan kegiatan komunikasi, sehingga ada yang dinamakan komunikasi bisnis. Komunitas WMS dalam menjalankan peranannya sebagai wahana komunikasi bisnis sangat menentukan kegiatan bisnis anggotanya dalam memperoleh keuntungan sebagai suatu bidang kerja masyarakat luas.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran komunitas Wirausaha Muda Surakarta (WMS) sebagai wahana komunikasi bisnis melalui pendekatan kualitatif. Penulis menggunakan metode teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang dapat diambil dari peran komunitas Wirausaha Muda Surakarta (WMS) sebagai wahana komunikasi bisnis adalah: (1) Komunitas WMS sebagai sumber informasi bisnis; (2) Komunitas WMS sebagai wahana komunikasi bisnis dalam bidang marketing bisnis; (3) Komunitas WMS sebagai wahana komunikasi bisnis untuk media promosi; (4) Komunitas WMS memberikan solusi dalam menghadapi persaingan bisnis; (5) Komunitas WMS membantu anggotanya untuk menjalin hubungan yang baik dengan relasi bisnis; dan (6) Komunitas WMS sebagai wahana komunikasi bisnis dan sosial.
Saran yang diberikan kepada komunitas Wirausaha Muda Surakarta (WMS) adalah: (1) Walaupun hanya 25% anggota WMS yang hadir dalam kegiatan rutin seperti Jagongan Bareng, founder WMS bisa menyiasati dengan mengundang mahasiswa yang ada di Solo; dan (2) Komunitas WMS harus lebih memaksimalkan blog agar komunitas WMS mampu menjalin relasi yang lebih luas dari sebelumnya. Selain blog, website juga diperlukan untuk mendapatkan kepercayaan khalayak sebagai komunitas bisnis.
ABSTRACT
This research based on fact that Solo is a city that has a good economics. It creates a little community with more spirit to build a business in Solo. One of it is Wirausaha Muda Surakarta (WMS). By WMS, the introduction among all businessman can grow up knowledge. There are new information every meeting up. Business cannot be separated from communication, so it called by business communication. WMS community determines all business activities of the member to reach their profit.
It has an aim to describe the role of WMS community as a business communication by qualitative research. The researcher uses a purposive sampling method. Collecting data uses interview, observation, and documentation. Analysis process consists of data reduction, data display, and conclusion.
Based on the research, conclusions that can be taken from role of WMS as business communication are: (1) WMS community as business information; (2) WMS community as business communication into marketing business; (3) WMS community as business communication for promotion media; (4) WMS community has a good solution to face others businessman; (5) WMS community helps the members to relate a good relationship with their relation; and (6) WMS community as a social and business communication media.
Suggestions that can be given to WMS community are: (1) Although just 25% of the members who come in a routine activity like “Jagongan Bareng”, WMS founder can handle by inviting the university students in Solo; and (2) WMS community must be often to use blog to create many relations. Beside that, web is also needed to get a belief from citizen as business communication.   

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
Cover Judul Skripsi.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Hj. Sofiah, M.Si,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP