Penulis Utama : Ermika Usmu Jannah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K5411018
Tahun : 2015
Judul : Efektivitas Metode Pembelajaran Rotating Trio Exchange dan Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari Klaten Tahun Ajaran 2014/2015 (Sub Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Gejala-gejala yang Terjadi di Hidrosfer serta Dampaknya Terhadap Kehidupan)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Geografi-K5411018-2015
Subyek : IPS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange, Two Stay Two Stray, dan Ceramah, 2) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange dengan metode Ceramah, 3) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Two Stay Two Stray dengan metode Ceramah, dan 4) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange dengan metode Two Stay Two Stray pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari Klaten tahun ajaran 2014/2015 pada sub kompetensi dasar mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di hidrosfer serta dampaknya terhadap kehidupan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental desain “Posttest-Only Control Design”. Populasi penelitian adalah kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari Klaten dan sampel penelitian adalah peserta didik kelas VII B sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VII C sebagai kelas eksperimen 2 serta kelas VII A sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif dan inferensial parametrik dengan pengujian hipotesis menggunakan Analisis Varian Satu Arah (One Way Anava) dan uji lanjut Anava (Metode Tukey).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada perbedaan hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange, Two Stay Two Stray, dan Ceramah dengan perbandingan skor rerata 16,76; 15,06; 13,24 dan dibuktikan dari hasil uji one-way anava dengan taraf signifikansi 5% diperoleh Fhitung > Ftabel (13,172 > 3,07), 2) hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange (16,76) lebih baik dibandingkan dengan metode Ceramah (13,24), 3) hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Two Stay Two Stray (15,06) lebih baik dibandingkan dengan metode Ceramah (13,24), dan 4) hasil belajar IPS antara yang menggunakan metode Rotating Trio Exchange (16,76) lebih baik dibandingkan dengan metode Two Stay Two Stray (15,06) pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari Klaten tahun ajaran 2014/2015 pada sub kompetensi dasar mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di hidrosfer serta dampaknya terhadap kehidupan. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan metode Tukey pada taraf signifikansi 5% yang dilakukan dalam 3 tahapan, bahwa ketiga metode pembelajaran tersebut mempunyai kualitas yang berbeda dan metode pembelajaran yang paling efektif adalah metode Rotating Trio Exchange, disusul metode Two Stay Two Stray dan metode Ceramah.
Kata Kunci: Rotating Trio Exchange, Two Stay Two Stray, Hasil Belajar
ABSTRACT
This research aims to: 1 ) know the difference of learning outcomes of Social Science among which uses Rotating Trio Exchange learning method, Two Stay Two Stray method, and Lecture method, 2) know reveal the difference learning outcomes of Social Science between Rotating Trio Exchange learning method and Lecture learning method, 3) know reveal the difference learning outcomes of Social Science between Two Stay Two Stray learning method and Lecture learning method, and 4) know reveal the difference of learning outcomes of Social Science between Rotating Trio Exchange learning method and Two Stay Two Stray learning method in seventh grade students of Junior High School 2 Wonosari Klaten in academic year of 2014/2015 on basic sub competence that describes symptoms occur in hydrosphere and its impact on life.
This research design uses Quasi Experimental design by “Posttest-Only Control Design”. Population of the research is seventh grade students of Junior High School 2 Wonosari Klaten, and the samples are VII B as class experiment 1, VII C as class experiment 2, and VII A as class control. These samples were taken using a Clusters Random Sampling technique. The data were collected by test. Data analysis are using descriptive statistics and inferential parametrik with hypotheses tested by using analysis variant (One -Way Anava) and Post-Anava (Tukey Method).
The results of the research shows that: 1) there is a difference of Social Science learning outcome between Rotating Trio Exchange method, Two Stay Two Stray method, and Lecture method with the average score 16,76; 15,06; 13,24. It was proved from One-Way Anava test with the significance of 5% obtained fvalue > ftable (13,172 > 3,07), 2) Rotating Trio Exchange (16,76) is higher than Lecture method (13,24), 3) Two Stay Two Stray method (15,06) is higher than Lecture method (13,24), and 4) Rotating Trio Exchange (16,76) is higher than Two Stay Two Stray method (15,06) in seventh grade students of Junior High School 2 Wonosari Klaten in academic year of 2014/2015 on basic sub competence that describes symptoms occur in hydrosphere and its impact on life. From the calculation of Tukey method at the significance degree 5% that have been carried out in three stages, all three learning methods have different quality, and the most effective learning methods is Rotating Trio Exchange method, followed by Two Stay Two Stray method dan Lecture method.
Keywords: Rotating Trio Exchange, Two Stay Two Stray, Learning Outcome

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Sarwono, M.Pd,
2. Dra. Inna Prihartini, M.S,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP