Penulis Utama : Heri Afandi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0111052
Tahun : 2015
Judul : Simulasi Perilaku Pondasi Gabungan Telapakdan Sumuran pada Tanah Pasir Homogen dengan Variasi Kedalaman Telapak dan Panjang Sumuran (Behavioral Simulation on The Combination of Footplate and Caisson Foundation in Homogeneous Sand with The Variation of Footplate Depth and The Length of Caisson)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Teknik Sipil-I0111052-2015
Subyek : PONDASI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Pondasi merupakan bagian dari suatu sistem rekayasa yang meneruskan beban yang ditopang serta beratnya sendiri ke dalam tanah dan batuan yang terletak di bawahnya (Bowles, 1988). Sehingga pada dasarnya semua struktur dengan berbagai karakteristiknya selalu didukung oleh pondasi. Dewasa ini, penggunaan modifikasi pondasi gabungan pada proyek bangunan sipil telah banyak digunakan. Modifikasi pondasi bertujuan untuk menciptakan desain pondasi baru yang lebih efisien secara struktural dan ekonomi. Salah satu modifikasi pondasi adalah penggunaan pondasi gabungan telapak dan sumuran yang digunakan pada bangunan dengan klasifikasi sebagai bangunan tingkat menengah (middle rise building) yang terdiri dari kurang lebih 3 lantai. Namun, pada kenyataannya penggunaan pondasi gabungan ini belum diuji dengan menggunakan analisis yang tepat. Hal ini dikarenakan minimnya teori mengenai penggunaan pondasi gabungan telapak dan sumuran.
Penelitian ini menganalisis pondasi gabungan telapak dan sumuran dengan konfigurasi tertentu yang disebut dengan nama pondasi telasur. Analisis ini menyimulasikan model pondasi telasur pada tanah pasir homogen dengan variasi kedalaman telapak dan panjang sumuran. Simulasi ini dilakukan dengan metode elemen hingga. Model pondasi telasur memiliki dimensi telapak sebesar 1,5 m × 1,5 m dan diameter sumuran 1 m. Sedangkan untuk variasi kedalaman telapak yaitu 1,0 m; 1,1 m; 1,2 m; 1,25 m; 1,3 m; 1,4 m;1,5 m,dan variasi panjang sumuran yaitu 4,0 m; 4,1 m; 4,2 m; 4,25 m; 4,3 m; 4,4 m;4,5 m.
Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya gabungan telapak dan sumuran menyebabkan nilai penurunan pondasi menjadi semakin kecil dan nilai daya dukung ultimit neto semakin besar dibandingkan pondasi telapak saja atau sumuran saja. Semakin besar kedalaman telapak dan panjang sumuran maka semakin kecil nilai penurunan dan semakin besar nilai daya dukung ultimit neto (Qun). Analisis tegangan kontak menghasilkan sumbangantahanan masing-masing jenis pondasi. Sumbangan tahanan yang paling besar dihasilkan oleh pondasi sumuran dengan persentase antara 75-84% dari total beban yang diberikan.
Kata kunci : pondasi telasur, penurunan, daya dukung ultimit neto (Qun), tegangan kontak pondasi.
ABSTRACT
The Foundation is the part of an engineering system that transmits the sustained load and its self-weight into the underlying soil or rock (Bowles, 1988). So basically all the structure with different characteristics are always supported by the foundation. Nowadays, a modification of combined foundation in civil construction project has been used widely. Modification of the foundation aims to create a new foundation design of more efficiency structurally and economically. One of them is a combination of the footplate and caisson foundation were used on the middle rise building consist of three floors or more. So, using of this combined foundation hasn’t been tested by an appropriate analysis. Because of the lack of a theory regarding the combination of footplate and caisson foundation.
This research analyzes the combination of the footplate and caisson foundation with a certain configuration called telasur foundation. This analysis simulates the model foundation of telasur on the homogeneous sand with a variation of footplate depth and the length of the caisson. This simulation is conducted by finite element method. The foundation model of telasur has footplate dimensions of 1,5 m × 1,5 m and the diameter of the caisson is 1 m. Whereas for the varying depth of footplate are 1,0 m; 1,1 m; 1,2 m; 1,25 m; 1,3 m; 1,4 m; 1,5 m, and the lengths of caisson are 4,0 m; 4,1 m; 4,2 m; 4,25 m; 4,3 m; 4,4 m; 4,5 m.
The result shows that the combination of the footplate and caisson foundation cause the decrease of the settlement and the increase of the net ultimate capacity compared to merely footplate or caisson foundation. The increase of the depth of the footplate and the length of the caisson, decreasethe settlement and increase the net ultimate capacity (Qun). Analysis of contacts stresses produces the contribution to each foundation. The caisson foundation sustainabout 75% - 84% of the totalload.
Keywords: contact stresses, net ultimate capacity (Qun), settlement,telasur foundation

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
1. BAB 0.pdf
3. BAB 1 BARU.pdf
4. BAB 2 BARU.pdf
5. BAB 3 BARU.pdf
6. BAB 4 BARU.pdf
7. BAB 5 BARU.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Niken Silmi Surjandari, S.T., M.T.
2. Harya Dananjaya H. I., S.T., M.Eng
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik