Penulis Utama : Nisa Afifah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.111308007
Tahun : 2016
Judul : Prinsip kerja sama, implikatur dan daya pragmatik dalam acara tatap mata di trans7
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Linguistik-S.111308007-2016
Subyek : PRINSIP KERJA SAMA
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai prinsip
kerja sama, implikatur dan daya pragmatik dalam talkshow Tatap Mata di Trans7.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan maksim yang muncul dan
maksim yang dominan dipatuhi pada prinsip kerja sama dalam acara Tatap Mata
di Trans7; (2) mendeskripsikan maksim yang muncul dan maksim yang dominan
dilanggar, serta fungsi yang mempengaruhi pelanggaran prinsip kerja sama dalam
acara Tatap Mata di Trans7; dan (3) menjelaskan penerapan implikatur dan daya
pragmatik dalam acara Tatap Mata di Trans7.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan
pragmatik. Data penelitian ini berupa data lisan dari empat episode Tatap Mata di
Trans7 yang didapat dengan cara mengunduh di situs www.youtube.com lalu
ditranskripsikan ke dalam bentuk tulis. Pengambilan sampel dilakukan dengan
teknik purposive sampling. Teknik penyediaan data dilakukan dengan teknik
rekam, serta teknik simak dan catat.
Hasil penelitian ini menunjukkan percakapan yang dilakukan pembawa
acara dan narasumber Tatap Mata di Trans7, lebih banyak mematuhi prinsip kerja
sama daripada melanggar prinsip kerja sama. Pada pematuhan dan pelanggaran
prinsip kerja sama ditemukan pada semua maksim Grice, yaitu maksim kuantitas,
maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Selanjutnya, terdapat pula
aplikasi implikatur dan daya pragmatik pada Tatap Mata di Trans7.
Simpulan penelitian dalam Tatap Mata di Trans7 ini mencakup tiga hal.
Pertama, pada pematuhan prinsip kerja sama terdapat pematuhan satu maksim,
pematuhan dua maksim, pematuhan tiga maksim, dan pematuhan empat maksim.
Maksim yang dominan dipatuhi, yaitu maksim relevansi. Kedua, pada
pelanggaran prinsip kerja sama terdapat pelanggaran satu maksim, pelanggaran
dua maksim, pelanggaran tiga maksim, dan pelanggaran empat maksim. Maksim
yang dominan dilanggar, yaitu maksim kuantitas. Selanjutnya pada pelanggaran
prinsip kerja sama itu, terdapat fungsi-fungsi yang mempengaruhi pelanggaran
prinsip kerja sama. Ketiga, pada penelitian ini ditemukan tuturan yang
mengandung implikatur dan daya pragmatik yang terdapat pada tindak tutur
asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, dan tindak tutur komisif.
Kata kunci: prinsip kerja sama, implikatur dan daya pragmatik, Tatap Mata
Trans7.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB 0.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
img06.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. H. D. Edi Subroto
2. Prof. Dr. Sumarlam, M.S
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana