Penulis Utama : Elisa Lisdiyastuti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K8409021
Tahun : 2015
Judul : Jilbab Sebagai Identitas Diri di Lingkungan Sekolah (Fenomena Pemakaian Jilbab Oleh Siswi Kelas XI SMA Negeri 3 Sragen)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Sosiologi Antropologi-K8409021-2015
Subyek : JILBAB
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) alasan siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen mengenakan jilbab di sekolah (2) dan dampak pemakaian jilbab pada siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Strategi penelitian dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh dari studi pustaka, peristiwa atau aktivitas, tempat atau lokasi, informan yaitu siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen yang menggunakan jilbab. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purpossive sampling.Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif dan dokumentasi. Dalam menguji validitas data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data atau sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.
Hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: (1) alasan pemakaian jilbab oleh siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen sangatlah beragam, diantaranya karena syariat agama, motivasi dari lingkungan sekitar, untuk menunjang penampilan, dan karena adanya paksaan dari orang tua. (2) berbagai dampak yang ditimbulkan dari antusiasme siswi untuk mengenakan jilbab di sekolah, baik dampak positif maupun negatif. Adapun dampak positifnya adalah adanyapembentukancitradiriatauidentitasdiribagisiswi yang mengenakanjilbabsebagaiperempuan yang alim, terhormatdanmulia. Jilbabjugadapatmemberikanketenanganbagisiswi, siswi merasa lebih terjaga dirinya dari godaan laki – laki.Sedangkan dampak negatifnya adalah pemakaian jilbab yang tidak sesuai dengan syariat agama, beberapa siswi mengenakan jilbab secara “buka-tutup”atau tidak rutin (hanya di sekolah atau kegiatan tertentu saja), pemakaian jilbab tidak membangun keaktifan mereka dalam organisasi yang dapat mengembangkan pengetahuan mereka dalam bidang keagamaan.
Pemakaian jilbab oleh para siswi ini untuk menunjukkan bahwa jilbab dijadikan sebagai suatu tindakan rasional dan pemakaian jilbab membentuk identitas diri pada pemakainya.
Kata kunci : identitas diri, jilbab, tindakan sosial
ABSTRACT
The objective of research was to find out (1) the reason of the 11th female graders of SMA Negeri 3 Sragen wearing hijab (veil) in school and (2) the effect of hijab on the 11th female graders of SMA Negeri 3 Sragen.
This study employed a qualitative research method. The research strategy used was phenomenological approach. Data source was obtained from library study, event or activity, place or location, informant (the 11th female graders of SMA Negeri 3 Sragen wearing hijab). The sampling technique used was purpossive sampling one. Meanwhile, techniques of collecting data used were in-depth interview and direct observation. In validating the data, the author employed data or source and method triangulations. Technique of analyzing data used was an interactive model of analysis.
From the result of research, the following conclusions could be drawn. (1) The reason of 11th female graders of SMA Negeri 3 Sragen wearing hijab is varied, including religion law, motivation from surrounding environment, to support appearance, and parents’ compulsion. (2) Many effect resulted from the female students’ enthusiasm in wearing hijab in school, either positive or negative. The positive effects included self-image or self-identity creation for the female students wearing hijab as the pious, respectful and noble girl (woman). Hijab could also give the students the composure in which they felt safeguarded from men’s tempts. Meanwhile, the negative effects were hijab wearing not consistent with religion rule (law), in which the students wore it not routinely or sometime they wore but some other time they opened it (or they wore it at school only or in certain activity), hijab wearing not building their activeness in organization that could develop their knowledge in religion area.
Hijab wearing by these female students a solidification to show that hijab wearing was a social action and hijab wearing created self-identity for its users.
Keywords: self-identity, hijab, social action

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Siti Rochani Ch, M. Pd
2. Atik Catur Budiati,S. Sos, M. A
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP