Penulis Utama : Hutami Sri Ummiyati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0012092
Tahun : 2015
Judul : Skrining Efektivitas Ekstrak: Daun Meniran (Phyllanthus niruri L.), Daun Pepaya (Carica papaya L.), dan Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antivirus Dengue Secara In Vitro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G0012092-2015
Subyek : DENV2 NGC
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang
disebabkan oleh virus Dengue. Di Indonesia pada tahun 2014 tercatat dari awal
Januari hingga pertengahan Desember terdapat 71.668 orang penderita DBD dan
641 orang diantaranya meninggal dunia. Hingga saat ini belum ada terapi yang
spesifik dalam penanganan demam Dengue. Penelitian ini bermaksud untuk
melakukan skrining mengenai ekstrak bahan alam yang ada di Indonesia sebagai
antivirus Dengue.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental
laboratorium. Subjek dalam penelitian ini adalah virus Dengue serotipe 2 strain
New Guinea C (DENV2 NGC) yang diinfeksikan ke dalam cell line Huh-7.
Penelitian dilakukan melalui dua tahap perlakuan. Pertama, dengan
mencampurkan larutan virus Dengue dan ekstrak bahan alam kemudian
diinfeksikan ke dalam sel Huh-7 monolayer sehingga akan didapatkan persen
infektivitas melalui uji Focus Forming Unit assay. Kedua, ekstrak bahan alam
yang dipaparkan ke dalam sel Huh-7 monolayer sehingga akan didapatkan persen
viabilitas melalui uji MTT assay. Penelitian ini dianalisis dengan cara deskripsi
analitik. Ekstrak yang efektif sebagai antivirus Dengue secara In Vitro apabila
memiliki persen infektivitas < 20% dan persen viabilitas > 50%.
Hasil: Ekstrak daun meniran (Phyllanthus niruri L.), daun pepaya (Carica papaya
L.), dan Rimpang kunyit (Curcuma longa L.) memiliki persen viabilitas berturutturut
sebesar 96,2%, 97,5%, dan 88,7%. Sedangkan rata-rata persen infektivitas
berturut-turut sebesar 63,9%, 10,5%, dan 53,6%.
Simpulan: Ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) efektif sebagai antivirus
Dengue secara In Vitro.
Kata kunci: DENV2 NGC, Dengue, Meniran, Daun Pepaya, Kunyit
ABSTRACT
Introduction: Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that
caused by Dengue virus. In Indonesia in 2014 was recorded from early January to
mid-December there were 71.668 DHF cases with 641 mortalities. Until this time,
DHF doesn’t have a specific therapy. The aim of this study is to screen about
natural extracts in Indonesia as antidengue.
Methods: This study was a laboratory experimental research with Dengue virus
serotype 2 strain New guinea C (DENV2 NGC) as a subject which was infected
into Huh-7 cell line. The study was conducted in 2 parts. First, Dengue virus
solution was mixed with natural extract and then this solution was infected to
Huh-7 cell monolayer to obtain percent infectivity by FFU assay. Second,the
natural extract was exposed to Huh-7 cell monolayer to obtain percent viability by
MTT assay. This study was analyzed by descriptive analysis. The effective extract
selected if the extract has average percent infectivity ? 20% and average percent
viability > 50%.
Results: The meniran’s leaf extract (Phyllanthus niruri L.), papaya (Carica
papaya L.), and kunyit (Curcuma longa L.) have average percentage of viability
which are 96,2%, 97,5%, dan 88,7%. While their average percentage of infectivity
are 63,9%, 10,5%, and 53,6%.
Conclusion: The papaya’s leaf extract (Carica papaya L.) is effective as
antidengue In Vitro.
Keywords: DENV2 NGC, Dengue, meniran, daun pepaya, kunyit

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
Bab 6.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ratih Puspita Febrinasari, dr., M.Sc,
2. Leli Saptawati, dr., Sp.MK,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran