Penulis Utama : Rima Putri Tunas Kartika
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Perbandingan pengaruh ekstrak kasar daun ekor kucing (acalypha hispida brum f.) dan daun anting - anting (acalypha indica linn.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. MIPA - 2009
Kolasi : xviii, 76 hal.
Sumber : UNS-F. Mipa Jur. Biologi-M.0404052-2009
Subyek : PERTUMBUHAN BAKTERI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi. Salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi yang disebabkan Staphylococcus aureus adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alam tumbuhan atau yang sering disebut dengan obat tradisional. Tanaman ekor kucing (Acalypha hispida Brum F.) dan anting-anting (Acalypha indica Linn.) adalah sejenis herba yang menghasilkan senyawa kimia yang berguna dalam pengobatan, diantaranya mengandung saponin, tanin, flavonoid, acalyphin dan minyak atsiri yang salah satu fungsinya sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : 1) mengkaji potensial penghambatan ekstrak daun Ekor kucing terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, 2) mengkaji potensi penghambatan ekstrak kasar daun anting-anting terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, dan 3) mengetahui perbandingan potensi aktivitas penghambatan bakteri antara ekstrak kasar daun anting-anting dan ekor kucing Pengujian potensi penghambatan bakteri dilakukan dengan metode PFT (Poisoned Food Techniques). Daun ekor kucing dan anting-anting diekstrak dengan pelarut etanol 70% dan diencerkan secara berseri dengan pelarut aquades sehingga didapat konsentrasi ekstrak 0,5 %, 0,4 %, 0,3 %, 0,2% , 0,1% dan 0 % (kontrol). Kemudian luas koloni diukur dengan metode gravimetri. Rancangan Acak Lengkap digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini. Ekstrak kasar daun anting-anting (Acalypha indica Linn.) dan ekor kucing (Acalypha hispida Brum F.) pada semua kosentrasi mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak kasar daun ekor kucing lebih efektif dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus daripada ekstrak kasar daun anting-anting.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
NASKAH SKRIPSI RIMA M 0404052.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA