Penulis Utama : Yosephin Pramudita Lestyana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0011339
Tahun : 2015
Judul : Analisis Tentang Dekonstruksi Perjanjian Sewa-Menyewa Kamar Asrama Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Guna Perlindungan Hukum Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Hukum - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Hukum Jur. Ilmu Hukum-E0011339-2015
Subyek : PERJANJIAN SEWA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui perlindungan hukum bagi pihak penyewa dalam perjanjian sewa-menyewa kamar asrama mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) setelah didekonstruksi oleh pengelola serta kesesuaiannya dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surakarta Nomor 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-evaluatif. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder serta bahan non-hukum. Teknik analisis bahan hukum menggunakan metode deduktif, berpangkal dari premis mayor dekonstruksi perjanjian sewa menyewa kamar sebagai tempat tinggal sementara guna perlindungan hukum berdasarkan KUHPerdata dan premis minor asrama mahasiswa UNS merupakan salah satu kamar sebagai tempat tinggal sementara, kemudian ditarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pihak penyewa telah terpenuhi, baik perlindungan hukum preventif maupun represif. Perlindungan hukum berupa hak memilih apakah akan mengadakan perjanjian atau tidak, kesempatan komplain apabila terjadi kerusakan barang dalam kamar dalam jangka waktu satu bulan pertama, pemberian somasi  kepada penghuni dan negosiasi dengan pengelola. Dekonstruksi perjanjian sewa-menyewa kamar yang dilakukan oleh pengelola asrama mahasiswa UNS sebagian sesuai dengan KUHPerdata, diantaranya mengenai izin untuk menerima tamu, aturan pembayaran, dsb., namun bentuk surat pernyataan disertai syarat batal perjanjian kurang tepat. Oleh karena itu, dapat dibentuk dalam bentuk perjanjian tertulis serta dapat melibatkan orang yang mendalami tentang hukum dalam proses dekonstruksi selanjutnya.     
Kata kunci :    perjanjian sewa-menyewa kamar, perlindungan hukum, kesesuaian dengan KUHPerdata.
ABSTRACT
This research aimed to know legal protection for tenant in the room’s tenancy agreement after deconstruction by management of Sebelas Maret University Surakarta’s (UNS) student dormitories, then complied it with Civil Code (KUHPerdata) and region rule (Perda) of Kota Surakarta Number 9 of 2014 about Lodgings Business’s Implementation.
This Research was normative-evaluative legal research. Writter used statute approach and conceptual approach for this research. The type of data research sources used is secondary data include primary legal materials, secondary legal materials and non-legal material. The materials analysis technique used deductive method that rooted in the major premise, deconstruction of room’s tenancy agreement as temporary shelter for legal protection based on KUHPerdata and minor premise, UNS’s students dormitory is one of the temporary shelter, then pulled conclusion.
The results showed that tenant had received legal protection, both preventive and repressive. The legal protection for tenant include the right to choose whether will make a agreement or not, given  opportunity to complaint when their room damaged in first month, the provision of somasi for tenant and able to negotiate with management. The deconstruction of room’s tenancy agreement by UNS student dormitory’s management has been in accordance with KUHPerdata, such as permission to receives guests, payment rules, etc., however, the statement letter that followed by canceled conditions was not appropriate. Therefore, a clause in statement letter could be formed in the tenancy agrement letter and should involve people who expert about the law in the next deconstruction process.
Keywords:    room’s tenancy agreement, legal protection, accordance with KUHPerdata.

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160219_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Djuwityastuti, S.H., M.H.
2. Anjar Sri Ciptorukmi Nugraheni, S.H., M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum