Penulis Utama : Ibnu Sajadhi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S351208020
Tahun : 2015
Judul : Tanggung Jawab Notaris dan Keabsahan Akta Notaris terhadap Pembuatan Akta Partij dalam Hal Para Penghadap Tidak Dapat Membaca dan Menulis
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Kenotariatan-S351208020-2015
Subyek : TANGGUNG JAWAB
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mengikat bagi para penghadap, dan untuk mengetahui tanggung jawab hukum bagi Notarisdimana minuta aktanya dibuat tanpa tanda tangan para penghadap, serta mengetahui kekuatan salinan akta dalam akta partij yang minuta aktanya tidak ada tanda tangan para penghadap sebagai alat bukti.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum doktrinal yang bersifat preskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan undang-undang. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dengan model interaktif.
Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa:1) Akta Notaris yang minuta aktanya dibuat tanpa tanda tangan para penghadap tetap mempunyai kekuatan mengikat jika ada pengganti dari tanda tangan berupa sidik jari dan Notarismemberikan alasan yang jelas pada akhir akta. 2) Notaris bertanggung jawab terhadap akta yang tidak ada tanda tangan para penghadap dalam membuat akta partij, dalam hal para pengadap tidak dapat membaca dan menulis, maka Notaris wajib memberikan alasan yang jelas tentang sebab para penghadap tidak membubuhkan tanda tangannya, serta Notaris berkewajiban untuk menjelaskan isi dan maksud akta dalam bahasa yang dimengerti dan dipahami oleh para penghadap. 3) Akta tetap sah jika memenuhi syarat lahiriah, formal dan materiil suatu akta autentik, sehingga mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna.Terhadap permasalahan ini maka disarankan kepada Notaris dalam membuat akta partij kepada para penghadap yang tidak dapat membaca dan menulis, para penghadap berkewajiban membubuhkan sidik jari pada minuta akta, dan memberikan ruang kepada penghadap untuk membubuhkan sidik jari pada lembaran kertas tersendiri sebagai pengganti tanda tangan dengan memberikan alasannya, dan juga perlu adanya perubahan Pasal 44 ayat (1) UUJN, apabila ada penghadap yang tidak dapat membubuhkan tanda tangan diganti dengan cap jempol dengan menyebutkan alasannya.
Kata Kunci :Tanggung Jawab, Notaris, Akta,Notariil, Sidik Jari
ABSTRACT
The objectives of this research are to investigate: (1) the binding force of partij deeds drawn up by notaries for the parties; (2) the legal responsibilities of notaries on the partij deeds whose minutes do not bear the appearers’ signatures; (3) the power of copies of the partij deeds whose minutes do not bear the parties’ signatures as proofs.
This research used the empirical legal and descriptive-qualitative research method with the law approach. Its data were secondary ones. They were collected through literature study and analyzed by using the qualitative analysis technique with the interactive model of analysis.
The results of the research are as follows: 1) The notarial deeds whose minutes do not bear the parties’ signatures retain the binding force for the parties if there are substitutes of the signatures, namely: fingerprints or thumbprints and the notaries provide a clear reason the end of the notarial deeds. 2) The notaries are responsible for the deeds made without the parties’ signatures in the partij deeds. In the case that the appearers cannot read and write, the notaries shall give a clear reason why the involved parties do not affix their signatures and bear the responsibilities to elaborate for the appearers the contents and purposes of the deeds with easily understood words; 3) The deeds are valid as long as they fulfill the physical, formal, and material requirements of authentic so that they have a perfect strength of evidence. Thus, the notaries when drawing up partij deeds for illiterate appearers are responsible to affix fingerprints or thumbprints on the minutes of the deeds and provide spaces for the appearers to affix their fingerprints or thumbprints accompanied with reasons on the separate sheets as the substitutes for their signatures. Besides, Article 44 Clause (1) of Law of Notary Position is required to be amended when there are appearers who cannot affix their signatures, but their fingerprints or thumbprints accompanied with reasons.
Keywords: Responsibility, notaries, deeds, notarial, fingerprint

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160219_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Noor Saptanti, S.H., M.H.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana