Penulis Utama : Opi Zianul Hak
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S561007002
Tahun : 2015
Judul : Perbedaan Pengaruh Pencucian Luka Antara NaCl 0,9 % dan Water Steril For Irrigation terhadap Prosentase Take Luka Pasca Split Thickness Skin Graft
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2015
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Kedokteran Keluarga-S561007002-2015
Subyek : STSG
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK
LatarBelakang:Split Thickness Skin Graft (STSG) merupakan salah satu teknik penutupan defek yang luas dengan memindahkan epidermis dan sebagian dermis ketempat yang baru, yang bersifat permanen atau sementara untuk mengurangi risiko infeksi. Keberhasilan teknik ini salahsatunya ditentukan dengan metode perawatan luka yang tepat.
Tujuan :Untuk mengetahui perbedaan pencucian luka menggunakan NaCl0,9% dibandingkan water steril for irrigation terhadap prosentase take luka pascaSTSG
Metode :Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan pre and post test control group. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 3 orang perempuan dengan unit analisis 14 karena ada 2 unit analisis pada lima orang. Ditentukan menggunakan quota sampling. Subyek penelitian dibagi 2, kelompok I mendapatkan pencucian luka pasca STSG menggunakan NaCl 0,9%. Kelompok II mendapatkan pencucian luka pasca STSG menggunakan water steril for irrigation. Tiap kelompok diukur persentase take, yaitu menghitung luas area jaringan STSG yang ditempel tulle sesuai bentuk luka kemudian dibandingkan dengan skala yang sama pada hari ke-7. Prosentase take yang didapat dibagi luas jaringan STSG yang ditempel dikalikan 100%.
Data yang diperoleh diuji normalitas dengan Kolmogorov smirnov, uji beda dengan uji t-independen dengan menggunakan SPSS 19.0.
Hasil :Sebaran menurut jenis kelamin laki-laki (66,7%) lebih banyak dari pada perempuan (33,3%), sebaran yang paling banyak adalah rentang umur 30-40 tahun (55,6%) dan sebaran lokasi STSG terbanyak adalah regio humerus dan antebrachii (28%). Kelompok I menunjukkan hasil prosentasi take yang lebih baik (90,71± 1,30%) dibandingkan dengan kelompok II (90,00 ± 1,89%). Hasil uji t independen pada penelitian ini menunjukkan p = 0,815 (p >0,05).
Simpulan :Pencucian dengan NaCl 0.9 % pada hari ke 7 tidak terdapat perbedaan secara signifikan dalam hal prosentase take dibandingkan pencucian dengan water steril for irrigation.
Kata kunci :STSG, NaCl 0,9% , water steril for irrigation, Persentase STSG

ABSTRACT
Background: Split Thickness Skin Graft (STSG) is one of techniques used to repair wide skin defects by relocating all epidermis and some parts of dermis into the new site, which can be permanent or temporary, to minimize the risk of infection. Successfulness of this technique depends on proper wound treatment.
Objectives: To know The difference between wound cleansing by using NaCl 0,9 % and by using water steril for irrigantion in take percentage after Split Thickness Skin Graft (STSG) procedure
Methods: The study was experimental with pre and post test control group. The number of subject in this study was 9, including 6 men and 3 women, but the number of analysis unit was 14 because in 5 subjects, each, has 2 analysis units. Sample size was determined by quota sampling. Subjects was enrolled in two groups; group I is for wound cleansing with NaCl 0,9%, while group II is for wound cleansing with water steril for irrigation after STSG procedure. Take percentage was observed on each analysis unit. For each analysis unit, we measured take percentage which was the size of tulle needed to cover STSG area based on wound shape, then compared to the same scale in the seventh day. This take percentage then devided by the extent of STSG area covered with tulle times 100%.
Normality test was conducted with kolmogorov smirnov, difference test, with independent t-test by using SPSS 19.0.
Results: Subjects in this study was 6 men (66 %) and 3 women (33%), and most of them are aged 30-40 (55,6 %), with the most frequent STSG sites are humerus and antebrachii (28%).
Group I showed beter take percentage (90 +/- 1,30 %) than group II (90 +/- 1,59 %). Independent t-test in this study showed p = 0,815 (p > 0,005).
Conclutions: There is no significant difference in take percentage between wound cleansed with Nacl 0,9% and with water steril for irrigation .
Key words: STSG, NaCl 0,9%, water steril for irrigation, take percentage.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMG_20160222_0001.pdf
Bab 0.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
Bab 5.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Amru Sungkar, dr, Sp.B, Sp.BP-RE(K).
2. Dr.dr. Untung Alifianto, Sp.BS.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana