Penulis Utama : Norsidi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.881408010
Tahun : 2016
Judul : Model pengelolaan hutan adat berkelanjutan berbasis kearifan lokal di desa lubuk beringin kecamatan bathin iii ulu kabupaten bungo (Sebagai Sumber Belajar Pada Materi Pemanfaatan Sumberdaya Alam Pada Bidang Studi Geografi Di Kelas XI IPS SMA)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2016
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prog. Studi Pendidikan Geografi-S.881408010-2016
Subyek : KEARIFAN LOKAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Sumberdaya hutan Desa Lubuk Beringin merupakan salah satu kawasan
sumber daya penting bagi kehiupan yang memiliki berbagai macam fungsi
ekonomi, sosial dan lingkungan. Masyarakat Desa Lubuk Beringin memiliki
kearifan lokal tersendiri dalam melakukan pengelolaan sumberdaya hutan
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui tata cara masyarakat dalam
pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal, mengetahui isentif pemerintah
stakeholder terkait mendukung pelestarian hutan, dan menganalisis strategi
pengembangan model hutan berkelanjutan berbasis kearifan lokal di masa
mendatang.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed Methods
Research, yaitu metode penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan.
Mixed Methods Research menggunakan elemen-elemen kualitatif dan kuantitatif.
Pendekatan penelitain ini adalah sequential exploratory yaitu mengumpulkan data
dan menganalisis data kualitatif kemudian mengumpulkan dan mengnalisis data
kuantitatif. Penelitian ini lebih menekankan pada metode kualitatif dengan analisa
data analisis model interaktif dan SWOT.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Lubuk Beringin
masih menjunjung tinggi kearifan lokal dalam pengelolaan hutan, dilihat dari
proses penggunaan lahan, pembukaan lahan, pola peradangan, pemanfaatan
sumberdaya hutan, sesap/belukor dan adanya sanksi adat bagi yang
melangga.Isentif pemerintah menunjukkan dalam pengelolaan hutan belum
maksimal hal ini dibuktikan dengan belum adanya program yang menukung
pelestarian hutan serta modal manusia Desa Lubuk beringin lemah untuk
pemanfaatn hutan. Matrix Grand Strategy terlihat titk staregi pengembangan
model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin Masa mendatang
berada di posisi Strategi Pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin
kekuatan dan peluang yang dimiliki. Dalam diagram menunjukkan bahwa titik
potong (1,150;0,530) berada pada kuadran I, dimana situasi tersebut dapat
dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang agar dapat meningkatkan
pertumbuhan untuk pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa
Lubuk Beringin di masa mendatang.
Kata Kunci : Model Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Kearifan Lokal

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
AWAL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
IMG_0008.jpg
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Mohammad Gamal Rindarjono, M.Si
2. Puguh Karyanto, S.Si, M.Si., Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana